Sekjen PKS: Kami Sangat Kagumi Kepemimpinan Soekarno
Selasa, 27 April 2021 | 14:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Sekretaris Jenderal (sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al-Habsyi menyatakan pihaknya mengagumi kepemimpinan Proklamator Soekarno atau Bung Karno. Menurutnya, banyak elite PKS yang mencontoh kepemimpinan Bung Karno.
"Kami sangat kagumi kepemimpinan Bung Karno. Ketua fraksi datang khusus ke makam Imam Bukhori. Kalau kita dengar bukan main bagaimana cerita soal mesjidnya di sana. Kami juga kagum. Kami ikut menjabarkan dan mencontoh kepemimpinan beliau," kata Aboe di kantor DPP PDI Perjuangan (PDIP), Jakarta, Selasa (27/4/2021).
Seperti diberitakan, jajaran PKS berkunjung ke kantor DPP PDIP dalam rangka silaturahmi. Aboe menyatakan, pihaknya merasa banyak titik yang temu dengan PDIP. Lebih lanjut, Aboe mengatakan kerja sama dengan PDIP salah satunya menyangkut penanganan Covid-19, dan upaya memulihkan kondisi ekonomi.
"Ini tantangan berat. Tapi kita juga tak mau seperti kejadian India," ujarnya.
Saat ini, menurut Aboe, pihaknya melihat bahwa situasi pandemi covid tetap sangat mengkhawatirkan. Banyak peningkatan terkonfirmasi mengarah pada positif dan kasus kematian.
"Jadi memang bukan main-main. Sebagai parpol (partai politik), kita dorong kebijakan percepat penanganan pandemi. Karenanya kita dukung percepatan vaksinasi," tegasnya.
PKS juga mendukung pemerintah meningkatkan produksi vaksin oleh Biofarma, termasuk penelitian vaksin Merah Putih dan vaksin Nusantara.
Di luar itu, PKS juga mendorong peran negara meringankan beban ekonomi masyarakat lewat program insentif perpajakan. Mulai insentif pajak penghasilan, hingga pengurangan atau penghentian pajak kendaraan roda dua.
"Banyak kepentingan kita yang sama bisa dilaksanakan di fraksi, banyak RUU yang kita bisa ada titik temu. Kerja sama ini cukup baik, dan bisa kita lanjutkan," ucap Aboe.
Hal senada disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Menurut Hasto, PDIP dan PKS memiliki kesepahaman mengenai pentingnya gotong royong serta kebersamaan anak bangsa dalam menghadapi krisis akibat pandemi Covid-19.
"Kami sepakat jika kita harus membangun kerja sama di tengah pandemi Covid, seharusnya situasi ini mendorong kita semua untuk saling bergotong royong," kata Hasto.
Hasto menyatakan pandemi Covid-19 berdampak serius terhadap perekonomian rakyat di tingkat bawah. Dikatakan, atas perintah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, seluruh jajaran PDIP terus memantau kondisi sosial kemasyarakatan.
"Itu bentuk komitmen kami. Setiap hari pengurus kami wajib mengirim laporan Covid-19 yang disampaikan ke Ibu Mega," tutur Hasto.
Instrumen Pajak
Hasto mengatakan, pihaknya juga memandang bahwa pajak adalah instrumen penting mewujudkan keadilan sosial. Di luar itu, PDIP juga mendorong agar penganggaran negara, baik oleh pusat dan daerah, berdasarkan platform keadilan sosial.
Di PDIP, menurut Hasto, kader yang duduk sebagai kepala daerah diajarkan untuk membaginya dengan porsi 70% untuk anggaran publik, dan 30% untuk anggaran aparatur.
"Jadi politik alokasi dan distribusi anggaran sangat penting dijabarkan. Politik anggaran dalam perspektif Pancasila. Apa yang disampaikan sekjen PKS soal upaya mengatasi pandemi, mendorong pajak sebagai instrumen keadilan sosial, kami sependapat," kata Hasto.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




