Berkunjung ke Kantor PDIP, Sekjen PKS: Banyak Titik Temu
Selasa, 27 April 2021 | 15:48 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Sekretaris Jenderal (sekjen) Partai Kesejahteraan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al-Habsyi menyebut banyak titik temu antara PKS dan PDI Perjuangan (PDIP). Aboe menilai PDIP merupakan partai yang berdisiplin dan memiliki rekam jejak panjang di Indonesia.
"Banyak titik temu yang bisa kami perjuangkan bersama. Pertama, ada kesepakatan bahwa Bung Karno (Soekarno) adalah Bapak Bangsa. Kedua, semangat nasionalisme dan religiusitas," kata Aboe saat berkunjung ke kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (27/4/2021).
Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengatakan sosok Soekarno atau Bung Karno bukan sekadar proklamator yang memerdekakan Indonesia. Menurut Jazuli, Bung Karno juga banyak mendorong negara-negara lain untuk merdeka dari penjajahan. Karena itu, tak heran apabila nama Soekarno banyak ditemui di sejumlah negara.
"Beliau ini bukan sekadar Bapak Proklamator, tetapi orang besar yang memiliki visi besar dan memiliki karakter. Bayangkan, sejumlah negara dunia hampir putus asa dengan penjajahan, tetapi dia (Bung Karno) bisa bangkitkan dengan Konferensi Asia Afrika dan mereka bangkit merdeka atas gerakannya," kata Jazuli.
Menurut Jazuli, Soekarno juga mengumumkan Pancasila di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 30 September 1960.
"Inilah karakter Indonesia, inilah ciri khas Indonesia, kalau tadi disebutkan Pancasila itu sajalah yang bisa menjaga, saya bilang itu benar-benar nyata," kata Jazuli.
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan merasa bersyukur diajak ke kantor DPP PDIP. Menurut Mardani, banyak sosok dari PDIP terutama yang pernah bertugas di Komisi II DPR.
"Sudah lama saya mengagumi teman-teman PDIP," kata Mardani.
Mardani juga menilai kader PDIP memiliki integritas yang tinggi. Hal ini terlihat dari kritik keras kader PDIP di parlemen yang begitu keras kepada kementerian dan lembaga sebagai mitra di Komisi II. Menurut Mardani, bahkan PDIP kadang lebih garang dari PKS yang diketahui sebagai oposisi pemerintah.
Di samping itu, Mardani juga menilai partai politik yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri mempunyai prinsip kedisiplinan yang tinggi. Mardani melihat Ketua bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun pernah memberikan sanksi kepada kadernya lantaran telat mengikuti kongres.
"Waktu di Kongres Bali yang telat datang langsung dikasih sanksi. Ini susah ngalahin PDIP ini, dalam hati saya. Karena siapa yang mampu mendisiplinkan diri, maka dia akan mampu mendisiplinkan orang lain," kata Mardani.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




