ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jokowi: Ciptakan Konten Kreatif yang Mendidik dan Menyebarkan Perdamaian

Kamis, 20 Mei 2021 | 22:43 WIB
NW
B
Penulis: Natasia Christy Wahyuni | Editor: B1
Presiden Joko Widodo saat meluncurkan program Literasi Digital Nasional, Kamis, 20 Mei 2021.
Presiden Joko Widodo saat meluncurkan program Literasi Digital Nasional, Kamis, 20 Mei 2021. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo meluncurkan program Literasi Digital Nasional dengan tema "Indonesia Makin Cakap Digital" secara virtual, Kamis (20/5/2021). Dalam pesannya, Jokowi mengatakan program itu diharapkan bisa meningkatkan kecakapan digital masyarakat agar mampu menciptakan lebih banyak konten kreatif yang mendidik, menyejukan, dan menyebarkan perdamaian.

"Internet harus bisa meningkatkan produktivitas masyarakat sehingga dapat memberi nilai tambah secara intelektualitas, sosial, kultural dan ekonomi," kata Jokowi.

Presiden menyampaikan pemerintah telah mengupayakan pembangunan konektivitas digital dan talenta digital melalui berbagai program. Diantaranya, penyediaan kapasitas satelit multifungsi pemerintah (Satria), pembangunan menara-menara BTS, program digital talent scholarship, dan Gerakan Nasional Literasi Digital.

"Kita terus meningkatkan literasi digital untuk menyiapkan masyarakat terutama generasi muda agar menggunakan internet secara baik, aman, bertanggung jawab, bebas dari misinformasi dan disinformasi, serta memerangi hoax atau berita bohong," kata Jokowi.

ADVERTISEMENT

Presiden menilai literasi digital yang baik akan mendorong pemanfaatan teknologi digital ke arah positif. Selain itu, literasi digital meningkatkan produktivias, mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ), mendorong kegiatan sosial, filantropi, serta meningkatkan gerakan kepedulian, solidaritas dan gotong royong seperti penggalangan donasi kemanusiaan.

Dalam acara hari ini, Jokowi memberikan penghargaan kepada 110 lembaga dan komunitas yang terlibat dalam Gerakan Literasi Digital. Menurutnya, komunitas-komunitas itu telah melakukan kerja besar yang perlu mendapat dukungan seluruh kompenen bangsa sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa cakap dan melek digital.

"Saya berharap gerakan ini terus membesar sehingga mendorong inisiatif di tempat lain melalui kerja konkret dalam memanfaatkan internet untuk kegiatan yang makin produktif dan kreatif," ujar Jokowi.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengatakan kecakapan digital tidak hanya terkait kemampuan menggunakan gawai, tetapi juga menggunakannya secara cerdas dan bijak.

"Oleh karena itu, diperlukan pendekatan strategis yang dapat meningkatkan literasi digital, khususnya bagi generasi muda yang biasanya belum memiliki benteng cukup kuat untuk menangkal pengaruh buruk dari teknologi," kata Nadiem.

Nadiem mentakan peranan penting teknologi sangat tampak dalam mendukung sektor pendidikan nasional, khususnya di masa pandemi. "Kita telah melihat dan mengalami sendiri bagaimana teknologi membantu kita memastikan anak-anak tetap mendapatkan pendidikan ketika pembelajaran tatap muka tidak mungkin dilakukan," ujarnya.

Menurutnya, lewat PJJ, masyarakat semakin sadar bahwa pemanfaatan teknologi mampu mengakselerasi transformasi pendidikan dan mendorong lompatan kemajuan. "Syaratnya adalah teknologi harus dimanfaatkan secara tepat sasaran dan cakap," kata Nadiem.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Stafsus Wapres Tina Talisa Bertemu Jokowi, IKN dan Persatuan Disorot

Stafsus Wapres Tina Talisa Bertemu Jokowi, IKN dan Persatuan Disorot

NASIONAL
Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Klarifikasi ke SMA dan Kampus

Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Klarifikasi ke SMA dan Kampus

NASIONAL
Nama Kapal JKW Mahakam Viral, Jokowi: Seperti di Belakang Truk

Nama Kapal JKW Mahakam Viral, Jokowi: Seperti di Belakang Truk

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon