Kasus Data BPJS Bocor, Polri Temukan Profil Pelaku
Selasa, 15 Juni 2021 | 20:22 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Polri terus mengusut kasus dugaan kebocoran data nasabah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hasil pemeriksaan dan penyelidikan sementara, penyidik telah menemukan profil pelaku.
"Penyidik telah memeriksa secara online cryptocurrency yang diduga itu milik pelaku. Untuk sementara, penyidik telah menemukan profil milik pelaku yang ada di dalam raid forum itu," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, Selasa (15/6/2021).
Dikatakan Rusdi, penyidik sudah membaca profil pelaku dan akan didalami lebih lanjut.
"Ke depan ada perkembangannya. Tentunya sudah mengarah profil ke pelaku," ungkapnya.
Rusdi menyampaikan, sejauh ini penyidik kurang lebih telah memeriksa 15 saksi dari pihak BPJS, vendor, dan Badan Siber Sandi Negera (BSSN) selaku saksi ahli.
"Kemudian telah buat permohonan izin khusus penyitaan terhadap server BPJS kesehatan. Server-nya itu ada di Surabaya. Server BPJS-nya ada di Surabaya, sehingga penyidik membuat permohonan izin khusus penyitaan terhadap server itu ke pengadilan Negeri Surabaya," katanya.
Menurut Rusdi, penyelidikan perkara ini tidak sampai mengganggu pelayanan BPJS Kesehatan. "Penyelidikan berjalan dan pelayanan pada masyarakat tetap berjalan," tandasnya.
Diketahui, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sedang mengusut kasus dugaan kebocoran data 279 juta nasabah BPJS yang dijual ke salah satu situs. Data itu mencakup nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon, hingga alamat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




