Puan Ingin Warga Terdampak Erupsi Semeru Dapat Perhatian Maksimal
Senin, 20 Desember 2021 | 17:37 WIB
Lumajang, Beritasatu.com - Ketua DPR Puan Maharani menginginkan agar warga terdampak erupsi Gunung Semeru mendapatkan perhatian maksimal. Hal ini disampaikan Puan saat mengunjungi Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Senin (20/11/2021). Puan juga mendorong agar infrastruktur yang rusak segera diperbaiki agar aktivitas masyarakat bisa cepat kembali normal.
"Selain memberi bantuan kebutuhan warga yang terdampak, kita akan pikirkan ke depan untuk korban erupsi dan pembangunan perbaikan infrastruktur untuk dibicarakan di parlemen dan instansi terkait," kata Puan.
Pronojiwo dan Kecamatan Candipuro menjadi dua daerah paling terdampak erupsi Semeru. Akses dari Pronojiwo menuju kota Lumajang terputus akibat Jembatan Gladak Perak yang menjadi penghubung hancur diterpa lahar hujan dan awan panas. Sementara, aktivitas penanganan dampak erupsi Gunung Semeru lebih banyak terpusat di Kecamatan Candipuro yang sebelumnya terhubung lewat Jembatan Gladak Perak.
"Di Pronojiwo ini saya melihat ada beberapa hal yang memerlukan percepatan, salah satunya pembangunan jembatan gantung yang menjadi akses satu-satunya ke wilayah ini," kata Puan.
Puan berjanji DPR akan mengawal perbaikan infrastruktur yang rusak. DPR mendorong pemerintah agar cepat memperbaiki Jembatan Gladak Perak yang merupakan akses penghubung Lumajang-Malang itu.
"Masa pemulihan juga harus mendapat perhatian besar karena di situlah masyarakat memulai transisi menuju kehidupan yang baru. Jangan sampai ada daerah yang merasa dianaktirikan dalam penanganan bencana," ucap Puan.
Usai meninjau jembatan yang rusak, Puan pun mengunjungi pengungsian warga di SDN 02 Pronojiwo. Kepada warga yang menjadi korban letusan Gunung Semeru, Puan memberikan bantuan berupa 1.000 paket sembako, 100 selimut, 300 buah mainan anak, 1.000 sarung, dan 100 mukena. Puan juga membagikan 300 paket tas sekolah dan alat tulis untuk anak-anak.
Selain itu, Puan juga mendapat masukan dari warga yang meminta agar tanggul di Desa Supituran, Pronojiwo, kembali dibangun. Sebab, tanggul tersebut sangat dirasakan manfaatnya ketika banjir terjadi tahun lalu.
"Kalau ada apa-apa, sampaikan ke Pak Bupati. Saya akan sampaikan ke Pak Jokowi. DPR terus mendorong agar negara benar-benar memperhatikan kebutuhan Bapak/Ibu semua, termasuk nanti di masa pemulihan supaya jangan ada yang terlewatkan dan tidak ada yang tertinggal," kata Puan.
"Saya tahu kondisi ini berat tetapi saya berharap Bapak/Ibu semua tabah. Kita semua berdoa agar insyaallah masa yang berat ini segera terlewati dengan baik dan Bapak/Ibu semua bisa kembali normal kehidupannya," tambah politikus PDI Perjuangan itu.
Di Pronojiwo, Puan juga meninjau dapur umum yang dibangun PMI untuk melihat langsung proses pembuatan hingga pendistribusian makanan bagi para pengungsi. Puan menekankan perlunya perhatian khusus terhadap pemenuhan gizi dan nutrisi dalam skema penanganan bencana. Hal ini mengingat gizi dan nutrisi sering kali menjadi sesuatu yang kerap terlewatkan saat bencana.
"Kedepannya kita perlu memiliki skema penanganan bencana yang memastikan gizi dan nutrisi sebagai komponen utama dalam pengoperasian dapur umum dan distribusi makanan, terutama untuk anak-anak," imbau Puan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




