Mahfud: Kecemasan Publik terhadap Berita Hoax Capai 83%
Selasa, 8 Februari 2022 | 11:35 WIB
Semua ini adalah buah dari proses transformasi digital yang sedang berlangsung dengan cepat secara global, yang tidak hanya membuka ruang lebih luas dalam membangun kesetaraan, partisipasi publik, dan iklim demokrasi yang sehat, tapi sekaligus menghasilkan masalah baru dengan penyebaran percakapan yang mengesampingkan etika, serta informasi yang cenderung menyesatkan publik.
Praktik ini berlangsung secara luas dan memberi keuntungan yang besar hanya pada pihak tertentu, khususnya platform media global, yang pada gilirannya menghasilkan ketimpangan dan ditengarai telah mengusik kedaulatan nasional kita, khususnya kedaulatan di bidang digital.
"Karena itu, saya menilai tepat pilihan tema Konvensi Nasional Media Massa pada Hari Pers Nasional tahun ini, yakni Membangun Model Media Massa Berkelanjutan. Pers nasional memang mendesak untuk menemukan model bermedia yang berkelanjutan agar mampu bertahan dan bisa tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendapatkan informasi yang berkualitas".
Baca Juga: Peringatan HPN 2022, Wapres: Digitalisasi Jadi Mesin Penggerak Perekonomian
Model media berkelanjutan dimaksud adalah yang mampu membangun kemandirian di tengah berbagai hantaman disrupsi, serta tantangan dan ancaman platform global dengan beragam bentuk penguasaan.
Membangun model media massa berkelanjutan tidak bisa dilepaskan dari kedisiplinan pekerja pers dalam mempertahankan dan meningkatkan profesionalisme dan kualitas mereka. Bila ingin terus berkelanjutan menjadi pilihan publik yang terpercaya, pers tidak seharusnya menerapkan praktik jurnalisme yang menggampangkan proses dan menurunkan kualitas, misalnya: mulai dari menulis tanpa konfirmasi, menulis secara sepihak (tidak cover both sides), memberi pemaknaan keliru pada sebuah peristiwa, memilih nara sumber yang tidak kredibel, hingga praktik Clickbait dengan membuat judul-judul berita yang menggoda namun melencengkan maknanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




