4 Pejabat BPN Ditangkap, Jubir Menteri ATR/BPR: Jadi Syok Terapi
Kamis, 14 Juli 2022 | 18:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Aparat kepolisian menangkap empat pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) baru-baru ini. Mereka ditangkap karena diduga terkait dengan sindikat mafia tanah.
Juru Bicara (Jubir) Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Teguh Hari Prihatono menjelaskan penangkapan tersebut dapat menjadi syok terapi atau terapi kejut bagi jajaran Kementerian ATR/BPN lainnya.
"Harapan ke depan apa yang dengan kejadian-kejadian belakangan ini mudah-mudahan ini bisa menjadi shock therapy bagi yang lain," ujar Teguh dalam keterangan pers melalui video yang diterima, Kamis (14/7/2022).
Baca Juga: Panja Mafia Tanah Minta Menteri ATR Evaluasi Juru Ukur BPN
Teguh menilai, ada pesan yang hendak disampaikan melalui penangkapan empat pejabat tersebut. Pesan tersebut yakni agar jajaran Kementerian ATR/BPN lainnya tidak melakukan hal serupa seperti yang dijalankan oleh keempat pejabat tersebut.
"(Kementerian) ATR/BPN ini di bawah kepemimpinan Pak Hadi (Tjahjanto) tidak akan segan-segan menindak aparat BPN di mana pun yang menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang ada dan tidak melaksanakan perintah bapak menteri," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, polisi mencokok empat pejabat BPN terkait sindikat mafia tanah. Total ada empat ASN di BPN kantor wilayah Jakarta dan Bekasi. Dua di antaranya adalah PS dan MB.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




