Momentum G-20, Indonesia Diharap Beri Solusi Dinamika Global
Selasa, 16 Agustus 2022 | 11:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengatakan Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat memiliki peran strategis di kancah global. Indonsia diharapan mampu memberikan solusi hadapi dinamika dunia. Apalagi Indonesia saat ini memegang Presidensi G-20 dan 20 pemimpin dunia akan bertemu pada KTT G-20 bulan November mendatang.
"Suara Indonesia diharapkan bisa turut memberikan alternatif solusi di tengah dinamika global yang sedang bergejolak," ucap Bamsoet dalam Sidang Tahunan MPR di Ruang Rapat Paripurna DPR-MPR, Jakarta, Selasa (16/8/2022).
Baca Juga: Tekankan Multilateralisme, Indonesia Finalisasi Hasil G-20 DWG
Menurutnya, Indonesia dengan politik luar negeri bebas aktif serta berpegang pada prinsip Dasa Sila Bandung, perlu mengkonsolidasi dukungan negara-negara di kawasan, untuk menyerukan solusi perdamaian permanen dalam mengatasi ketegangan militer.
Hal ini juga diwujudkan melalui kenegarawanan Presiden Jokowi yang membawa misi perdamaian dengan mengunjungi Ukraina dan Rusia beberapa waktu yang lalu. "Patut kita berikan apresiasi yang setinggi-tingginya" ucapnya.
Bamsoet menegaskan perang dengan alasan apa pun, selalu membawa petaka, kehancuran, dan kesengsaraan. Perang menghancurkan peradaban, yang telah dibangun berabad-abad. Selain itu, dampak perang menimbulkan krisis kemanusiaan, ekonomi, pangan, dan energi.
Selain itu dalam presidensi G-20, Indonesia menawarkan agenda konsolidasi ekonomi, untuk mencapai kerja sama strategis serta menjembataninya dengan komitmen pembangunan inklusif secara global melalui G-20. "Ini merupakan bukti komitmen Indonesia, untuk membawa dunia yang lebih inklusif dan segera bangkit bersama-sama di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung," ucapnya.
Baca Juga: Mobil Listrik Lexus Jadi Kendaraan Resmi Delegasi KTT G-20
Dia ingin pelaksanaan KTT G-20 berjalan lancar dan sukses. Kepemimpinan Indonesia dalam Presidensi G-20 diharapkan dapat dikenang dunia sebagai upaya nyata mewujudkan tatanan ekonomi dunia yang damai.
"Kita tentunya berkeinginan, kepemimpinan Indonesia di G-20 tahun ini, kelak dikenang dunia sebagai upaya nyata dalam mewujudkan tatanan dunia yang damai, tumbuh berkelanjutan, serta menghapus segala penderitaan rakyat di dunia," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




