ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ekonomi Stabil, Indonesia Unggul Dibanding Negara Tetangga dan G-20

Rabu, 10 Desember 2025 | 10:47 WIB
BI
DM
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: DM
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Tomsi Tohir, menjelaskan kekuatan ekonomi Indonesia dapat dilihat dari berbagai indikator makro, terutama pertumbuhan ekonomi dan inflasi dalam beberapa bulan terakhir.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Tomsi Tohir, menjelaskan kekuatan ekonomi Indonesia dapat dilihat dari berbagai indikator makro, terutama pertumbuhan ekonomi dan inflasi dalam beberapa bulan terakhir. (Beritasatu.com/Bambang Ismoyo)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyampaikan kondisi perekonomian Indonesia masih berada dalam situasi yang stabil dan solid. Bahkan, jika dibandingkan dengan sejumlah negara tetangga maupun negara maju anggota G-20, kinerja ekonomi nasional dinilai lebih baik.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Tomsi Tohir, menjelaskan kekuatan ekonomi Indonesia dapat dilihat dari berbagai indikator makro, terutama pertumbuhan ekonomi dan inflasi dalam beberapa bulan terakhir.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2025 mencapai 5,04%. Di Asia Tenggara, angka ini menempatkan Indonesia pada posisi keempat, sedangkan di G-20 kita berada di peringkat ketiga,” ujar Tomsi dalam acara Berita Satu Regional Forum 2025 di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

ADVERTISEMENT

Tomsi menambahkan secara global, pertumbuhan ekonomi tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat 45 dari 185 negara di dunia. Capaian ini, menurutnya, menunjukkan perekonomian nasional mampu menjaga momentum pemulihan meski tengah menghadapi situasi global yang tidak menentu.

Selain pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi nasional juga tercatat stabil. Dalam tiga bulan terakhir, inflasi Indonesia berada di bawah 3% secara year on year (yoy). Perinciannya, September sebesar 2,65%, Oktober 2,86%, dan November 2,72%.

“Dari 186 negara dunia, rata-rata peringkat inflasi Indonesia berada pada posisi 86. Ini menunjukkan inflasi kita masih terkendali dengan baik,” jelas Tomsi.

Ia menegaskan capaian ini tidak terlepas dari kondisi Indonesia sebagai negara besar dengan populasi yang sangat banyak dan wilayah geografis yang sangat luas. Tantangan logistik dan distribusi barang, menurutnya, jauh berbeda dengan negara-negara kecil yang memiliki skala penduduk dan wilayah lebih sederhana.

“Berkaitan dengan inflasi, tentu tidak bisa disamakan dengan negara yang kecil-kecil. Kita ini negara terbesar keempat secara jumlah penduduk, dengan bentang wilayah dari Sabang sampai Merauke. Itu tantangan tersendiri,” tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ekonomi Naik, Daya Beli Terjepit

Ekonomi Naik, Daya Beli Terjepit

B-PLUS
Ekonom Dorong Reindustrialisasi untuk Perluas Kerja Formal RI

Ekonom Dorong Reindustrialisasi untuk Perluas Kerja Formal RI

EKONOMI
Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

EKONOMI
Ekonom Ungkap Tantangan Kejar Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2026

Ekonom Ungkap Tantangan Kejar Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2026

EKONOMI
Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

EKONOMI
Purbaya Bingung Ekonomi Tinggi Diributkan, Jelek Dikritik

Purbaya Bingung Ekonomi Tinggi Diributkan, Jelek Dikritik

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon