26 Juta Data Pelanggan Indihome Bocor, Ternyata Tidak Valid
Senin, 22 Agustus 2022 | 17:51 WIB
Jakarta, Beritasatu.com– Pihak PT Telkom Indonesia (Telkom) memastikan bahwa tidak ada kebocoran data para pelanggan Indihome. Dari hasil investigasi Telkom, data yang diklaim sebagai data pelanggan Indihome merupakan hasil fabrikasi atau rekayasa. Untuk membuktikan kebenaran klaim tersebut, pihak Telkom membeli data yang ditawarkan itu dengan harga 0,009478 bitcoin atau sekitar Rp 470.000. Hal inilah yang menimbulkan kecurigaan pihak Telkom.
"Rp 470.000 untuk data sebanyak 26 juta, kasihan masyarakat. Tidak seperti itu juga menjual data. Data itu nggak semudah itu diambil orang, data juga sangat diproteksi institusi. Karena harganya Rp 400.000-an, kami bisa lihat kualitas datanya seperti apa. Hanya saja mungkin ada ketakutan di masyarakat," kata Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relations Telkom Ahmad Reza dalam konferensi pers di gedung Telkom, Jakarta, Senin (22/8/2022).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




