ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wujudkan Demokrasi Berkualitas, Ini Dua Fokus Kagama

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 11:31 WIB
H
WP
Penulis: Herman | Editor: WBP
Budi Karya Sumadi.
Budi Karya Sumadi. (YouTube Universitas Gadjah Mada)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang juga Wakil Ketua Umum I Pengurus Pusat (PP) Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) menyampaikan, untuk mewujudkan demokrasi berkualitas, Kagama menekankan dua hal. Pertama, memperkuat pelembagaan demokrasi. Menurutnya, perlu terus didorong reformasi sistem pemilu, sistem kepartaian, dan sistem perwakilan dalam pemilu agar makin berkualitas.

"Reformasi tidak boleh berhenti, dan harus menyentuh hal-hal esensial bagi penataan ekosistem politik yang makin sehat," kata Budi Karya saat menyampaikan opening remark dalam seminar nasional "Menuju Demokrasi Berkualitas" yang digelar Kagama secara hybrid, Sabtu (27/8/2022).

Budi Karya menyampaikan, pembiayaan politik yang mahal akan menimbulkan dampak serius pada sisi hilir. Ketika hal ini tidak dibicarakan secara terbuka, akhirnya tidak ada solusi untuk mengatasinya, sehingga demokrasi kita akan terjebak menjadi demokrasi yang berbiaya tinggi.

Hal kedua yang menjadi perhatian Kagama adalah budaya demokrasi. Artinya yang diperkuat bukan hanya kelembagaan, tetapi juga budaya demokrasinya.

ADVERTISEMENT

"Kagama berpandangan bahwa budaya demokrasi akan makin berkualitas ketika sebagian besar warga semakin paham dan mengerti tentang hak-haknya sebagai warga negara, juga sekaligus mengerti tentang kewajibannya untuk membangun ruang-ruang bersama. Artinya demokrasi membutuhkan upaya pendidikan nilai-nilai demokrasi secara terus menerus," kata Budi Karya.

Baca Juga: Koalisi Pilpres 2024 Diharapkan Bawa Demokrasi Makin Matang

Ia menambahkan, Kagama ingin membangun budaya demokrasi yang partisipatif dan inklusif, karena kualitas demokrasi akan dilihat dari sejauh mana masyarakat terlibat aktif dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan. "Ini artinya sangat penting untuk membudayakan kompetisi dan perdebatan yang berkualitas, bukan justru menguatkan politik yang eksklusif, primordial, yang sering dibumbui dengan ujaran kebencian terhadap kelompok-kelompok tertentu," tambah Budi Karya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Aceh Jadi Provinsi dengan Indeks Demokrasi Tertinggi di Sumatera

Aceh Jadi Provinsi dengan Indeks Demokrasi Tertinggi di Sumatera

NUSANTARA
Menko Yusril Dorong Reformasi Sistemik Hukum Pemilu

Menko Yusril Dorong Reformasi Sistemik Hukum Pemilu

NASIONAL
Pilkada lewat DPRD Mengembalikan Muruah Demokrasi

Pilkada lewat DPRD Mengembalikan Muruah Demokrasi

OPINI
Polarisasi Politik dan Ancamannya terhadap Masa Depan Demokrasi

Polarisasi Politik dan Ancamannya terhadap Masa Depan Demokrasi

NASIONAL
Wabup Lebak Amir Hamzah Soroti Peran Vital Pers Menjaga Demokrasi

Wabup Lebak Amir Hamzah Soroti Peran Vital Pers Menjaga Demokrasi

JAWA BARAT
Wakapolri: Polri Terbuka pada Kritik demi Pelayanan Lebih Baik

Wakapolri: Polri Terbuka pada Kritik demi Pelayanan Lebih Baik

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon