Wujudkan Demokrasi Berkualitas, Ini Dua Fokus Kagama
Sabtu, 27 Agustus 2022 | 11:31 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang juga Wakil Ketua Umum I Pengurus Pusat (PP) Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) menyampaikan, untuk mewujudkan demokrasi berkualitas, Kagama menekankan dua hal. Pertama, memperkuat pelembagaan demokrasi. Menurutnya, perlu terus didorong reformasi sistem pemilu, sistem kepartaian, dan sistem perwakilan dalam pemilu agar makin berkualitas.
"Reformasi tidak boleh berhenti, dan harus menyentuh hal-hal esensial bagi penataan ekosistem politik yang makin sehat," kata Budi Karya saat menyampaikan opening remark dalam seminar nasional "Menuju Demokrasi Berkualitas" yang digelar Kagama secara hybrid, Sabtu (27/8/2022).
Budi Karya menyampaikan, pembiayaan politik yang mahal akan menimbulkan dampak serius pada sisi hilir. Ketika hal ini tidak dibicarakan secara terbuka, akhirnya tidak ada solusi untuk mengatasinya, sehingga demokrasi kita akan terjebak menjadi demokrasi yang berbiaya tinggi.
Hal kedua yang menjadi perhatian Kagama adalah budaya demokrasi. Artinya yang diperkuat bukan hanya kelembagaan, tetapi juga budaya demokrasinya.
"Kagama berpandangan bahwa budaya demokrasi akan makin berkualitas ketika sebagian besar warga semakin paham dan mengerti tentang hak-haknya sebagai warga negara, juga sekaligus mengerti tentang kewajibannya untuk membangun ruang-ruang bersama. Artinya demokrasi membutuhkan upaya pendidikan nilai-nilai demokrasi secara terus menerus," kata Budi Karya.
Baca Juga: Koalisi Pilpres 2024 Diharapkan Bawa Demokrasi Makin Matang
Ia menambahkan, Kagama ingin membangun budaya demokrasi yang partisipatif dan inklusif, karena kualitas demokrasi akan dilihat dari sejauh mana masyarakat terlibat aktif dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan. "Ini artinya sangat penting untuk membudayakan kompetisi dan perdebatan yang berkualitas, bukan justru menguatkan politik yang eksklusif, primordial, yang sering dibumbui dengan ujaran kebencian terhadap kelompok-kelompok tertentu," tambah Budi Karya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




