Nadiem Yakin RUU Sisdiknas Berdampak pada Kesejahteraan Guru
Selasa, 30 Agustus 2022 | 17:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) sudah diajukan menjadi program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas. Namun, RUU ini menuai protes keras dari berbagai organisasi guru dan praktisi yang menyoroti hilangnya pasal terkait tunjangan profesi guru (TPG).
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim meyakini RUU Sisdiknas menjadi sebuah kebijakan yang paling berdampak positif kepada kesejahteraan guru.
"Menurut kami belum pernah ada RUU yang benar-benar punya dampak lebih holistik dan terintegrasi terhadap peningkatan kesejahteraan guru," kata Nadiem dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi X DPR, Selasa (30/8/2022).
Untuk itu, Nadiem berharap para guru menyadari dampak perubahan dari RUU Sisdiknas ini. Dikatakan, pemerintah, dalam hal ini Kemendikbudristek mempermudah para guru untuk mendapatkan hak mereka sebagai pendidik.
Nadiem menuturkan, track record Kemendikbudristek dalam bidang kesejahteraan guru sangat jelas selama ini. Sudah banyak insentif yang diberikan kepada guru dalam tiga tahun terakhir.
"Jadi saya ingin mengingatkan sekali lagi atau ada yang masih mempertanyakan dan pertanyaan atau kecemasan terkait posisi pemerintah dalam kesejahteraan. Saya ingin mengingatkan sekali lagi bahwa kami yang memperjuangkan dana bantuan operasional sekolah (BOS) bisa secara bebas dan fleksibel untuk pembiayaan guru honorer. Fleksibilitas dibuat saat pandemi itu terus kami lanjutkan sampai sekarang," ujar Nadiem.
Baca Juga: Minta RUU Sisdiknas Ditunda, Aliansi Peduli Pendidikan Tulis Surat Terbuka
Selain itu, Nadiem menuturkan, sampai saat ini, Kemendikbudristek terus memperjuangkan bantuan subsidi upah (BSU) bagi guru di masa pandemi Covid-19. Selain itu, Kemendikbudristek juga memperjuangkan kesejahteraan guru melalui skema pegawai pemerintah dalam perjanjian kerja (P3K). Bahkan, untuk P3K ini, kata Nadiem, pihaknya terus berupaya meningkatkan kuota.
"Jadi track record dari pemerintah sangat jelas, hanya satu arah kesejahteraan guru yaitu meningkat selama tiga tahun terakhir. Saya harap track record itu tidak dipertanyakan di posisi mana kami ada. Selalu di belakangnya guru," ucapnya.
Nadiem menyebutkan, RUU Sisdiknas mengenai kesejahteraan guru ini suatu poin yang sangat penting dan merupakan kabar gembira bagi para guru.
"Saya harap bantuan dari Komisi X DPR juga untuk jelaskan konsekuennya apa saja arah kebijakan," ucap Nadiem.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




