ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hari Kesaktian Pancasila, Nadiem: Jadikan Nilai Pancasila sebagai Petunjuk

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 15:09 WIB
MB
CR
Penulis: Maria Fatima Bona | Editor: CLA
Nadiem Makarim.
Nadiem Makarim. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2022, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam pidatonya mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai petunjuk dan tujuan hidup sehari-hari.

"Saktinya Pancasila terletak pada bagaimana kita menjadikan nilai-nilai di dalamnya sebagai petunjuk dan tujuan hidup kita sehari-hari, sebagai bangsa Indonesia. Kita perlu bergotong royong untuk mewujudkan satuan pendidikan dan ruang-ruang kebudayaan yang aman dan nyaman, yang mengedepankan nilai-nilai inklusivitas, toleransi, serta bebas dari kekerasan," kata Nadiem dalam pidato Kesaktian Pancasila, Sabtu, (1/10/2022).

Nadiem juga mengatakan, saktinya Pancasila terletak pada komitmen bersama bangsa Indonesia dalam mewujudkan kemerdekaan yang sebenar-benarnya.

"Merdeka bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk belajar dan untuk berkarya," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Untuk itu, lanjut Nadiem, Kemendikbudristek telah berkomitmen untuk terus menghadirkan transformasi yang selalu sejalan dengan pesan Bung Karno dalam pidato Lahirnya Pancasila.

"Di atas kelima dasar Pancasila, kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi," ujarnya.

Di dalam forum-forum Internasional seperti G-20 dan Transforming Education Summit dan MONDIACULT yang diselenggarakan PBB, Naidem menuturkan, Indonesia telah memperkenalkan nilai-nilai luhur yang menjadi identitas bangsa Indonesia, seperti gotong royong, Bhinneka Tunggal Ika, dan Pancasila.

"Nilai-nilai luhur yang menjadi keunggulan kita di panggung global ini terus kita gerakan melalui gerakan Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya, yang terus kita dorong dan kuatkan bersama," ungkapnya.

Melalui terobosan kurikulum merdeka yang mengedepankan pembelajaran berbasis projek termasuk projek penguatan profil Pelajar Pancasila, lanjut Nadiem, anak-anak Indonesia didorong menjadi pembelajar sepanjang hayat yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (YME), dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Di samping itu, para seniman dan budayawan bangsa Indonesia saat ini semakin tergerak untuk berkarya dalam semangat gotong royong dengan terobosan dana abadi kebudayaan dan kanal budaya pertama di Indonesia. Ruang ekspresi dan apresiasi semakin terbuka lebar dengan menguatnya komunitas, serta lembaga dan organisasi seni dan budaya.

"Untuk itu, di atas kelima dasar Pancasila, mari kita terus bergerak serentak mewujudkan Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya, membawa Indonesia melompat ke masa depan," ajak Nadiem.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tanggung Jawab Media dalam Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila

Tanggung Jawab Media dalam Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila

OPINI
Hari Kesaktian Pancasila, Pramono Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan

Hari Kesaktian Pancasila, Pramono Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan

JAKARTA
60 Twibbon Hari Kesaktian Pancasila 2025, Gratis Tinggal Pakai!

60 Twibbon Hari Kesaktian Pancasila 2025, Gratis Tinggal Pakai!

NASIONAL
50 Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 2025, Perkuat Semangat Persatuan

50 Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 2025, Perkuat Semangat Persatuan

NASIONAL
Fadli Zon Ajak Anak Muda Tak Lelah Amalkan Pancasila

Fadli Zon Ajak Anak Muda Tak Lelah Amalkan Pancasila

NASIONAL
Fadli Zon Tegaskan G-30-S Jadi Luka Mendalam Sejarah Indonesia

Fadli Zon Tegaskan G-30-S Jadi Luka Mendalam Sejarah Indonesia

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon