Apresiasi Jokowi, KRKP Optimistis Indonesia Selamat dari Ancaman Krisis Pangan
Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:40 WIB
"Contoh misalnya di NTT itu punya sistem sendiri di Aceh sendiri cuma problemnya itu kan selama ini tidak pernah dipandang itu sebagai kekuatan keragaman. Namun, pengen diseragamin (padi) semua gitu loh. Nah kita itu bedanya dengan negara Eropa misalnya karena punya keragaman yang tinggi," imbuhnya.
Bagi Said sendiri kondisi krisis global tidak begitu mengkhawatirkan untuk Indonesia terbukti Indonesia telah berhasil melewati krisis yang cukup mengguncang dunia.
"Kalau saya sih tidak perlu khawatir kondisi global karena apa karena kondisi telah membuktikan di kita itu relatif bisa bertahan. Misalnya pada 1997, 1998, 2007, 2008-2011 sampai 2012 ketika krisis pangan global muncul di kita relatif enggak terlalu terdampak, tidak terlalu bergejolak," ungkapnya.
Seperti diketahui Indonesia mendapatkan penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI). Penghargaan itu diberikan atas keberhasilan sistem ketahanan pangan Indonesia dalam hal swasembada beras.
Penghargaan untuk sistem pertanian dan pangan yang tangguh dan swasembada beras tahun 2019-2021 melalui penerapan inovasi teknologi pertanian itu diberikan IRRI kepada Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Minggu (14/8/2022).
Tahun depan, Presiden mengalokasikan Rp 95 triliun dalam mendukung ketahanan pangan nasional untuk pelaksanaan APBN 2023. Lewat anggaran ketahanan pangan ini, pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi dan data, serta pengembangan iklim investasi, perkuatan sistem logistik pangan nasional, dan transformasi sistem pangan yang berkelanjutan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




