Meroket, Harga Cabai Rawit di Mataram Rp 90.000 per Kg
Kamis, 5 Januari 2023 | 14:48 WIB
Menurutnya, kenaikan harga cabai tersebut dipicu karena faktor cuaca sehingga cabai dari Pulau Jawa tidak bisa masuk. Cabai yang masuk ke Pasar Induk Mandalika saat ini murni hasil petani dari Kabupaten Lombok Timur.
Hal itu tentunya mempengaruhi stok cabai di pasar. Bahkan keterangan dari beberapa pengepul cabai di Pasar Mandalika, kata dia, mereka hanya memiliki stok 10 kilogram hingga 25 kilogram.
"Biasanya para pengepul itu sehari membawa cabai sampai 1 ton, bahkan lebih," katanya.
Untuk menekan harga cabai agar tidak terus naik, pihaknya segera berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk melakukan pengawasan terhadap kelompok tani cabai di Kabupaten Lombok Timur.
"Kita khawatir kenaikan harga dan stok cabai yang menipis ini karena petani menjual cabai ke luar daerah. Harusnya, mereka penuhi dulu kebutuhan dalam daerah," katanya
Selain itu, Jumat (6/1/2023) pihaknya akan turun bersama tim Balai Karantina di Pelabuhan Lembar untuk mengecek apakah ada pengiriman cabai ke luar daerah atau tidak.
"Kalau ada, kita akan minta satgas pangan untuk setop dan meminta petani penuhi dulu untuk kebutuhan dalam daerah," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




