Lukas Enembe Ditangkap, Mahfud Ingatkan Pihak Lain Jangan Destruktif
Rabu, 11 Januari 2023 | 12:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengingatkan pihak-pihak lain tidak melakukan tindakan destruktif setelah Gubernur Papua Lukas Enembe.
Mahfud menegaskan penangkapan tersebut murni bagian dari penegakan hukum yang dilakukan KPK atas kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Lukas Enembe sebagai tersangka.
"Kepada yang lain, saya juga ingin mengatakan jangan melakukan langkah-langkah destruktif. Karena ini murni penegakan hukum dan tidak akan berhenti di Lukas," ujar Mahfud MD dalam konferensi pers yang disiarkan Youtube Kemenko Polhukam, Rabu (11/1/2023).
Apalagi, kata Mahfud, penanganan kasus Lukas Enembe sudah dilakukan secara terbuka oleh KPK. Bahkan, kata dia, pihaknya sudah mempertimbangkan berbagai aspek dalam proses penangkapan tersebut termasuk perlindungan hak asasi manusia (HAM) Lukas Enembe.
"Jadi, ini sama sekali tidak ada kepentingan selain urusan hukum, kasusnya sudah terbuka, terang benderang masalahnya apa, sudah diumumkan oleh KPK. Oleh karena itu, semua pihak supaya memahami ini, jangan lagi dipertentangkan antara penegakan hukum dan perlindungan HAM," tegas dia.
Untuk itu, lanjut Mahfud, semua pihak perlu menahan diri dan memahami penegakan hukum sehingga tidak melakukan perusakan fasilitas publik atas nama pembelaan terhadap Lukas Enembe. Hal ini karena hukum pasti ditegakkan tanpa pandang bulu.
"Oleh sebab itu, saya minta kepada yang lain-lain supaya tidak melakukan langkah-langkah destruktif, misalnya atas nama pembelaan dan sebagainya, lalu melakukan perusakan-perusakan, hukum akan ditegakkan kepada siapa pun tanpa pandang bulu," kata Mahfud MD.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




