MTQ Ambon

Ratusan rumah pendeta siap tampung khafilah MTQ

Senin, 26 September 2011 | 18:50 WIB
XC
B
Penulis: Xiantira Ghassani Celesta | Editor: B1

Fenomena yang tidak pernah dijumpai di luar Maluku

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Maluku menyambut positif sikap 200 pendeta di Kota Ambon yang akan ikut mensukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat nasional tahun depan dengan menyiapkan rumahnya untuk menampung para khafilah.

"Para pendeta ini telah menyatakan kesiapannya menampung para khafilah dari berbagai daerah di Indonesia, bila seluruh hotel dan penginapan yang ada sudah penuh terisi," kata Ketua DPRD Maluku, M. Fatani Sohilauw di Ambon, Senin.

Rencana ini juga telah disampaikan Ketua Sinode GPM, Jhon Ruhulesin kepada Menteri Agama Suryadharma Ali di Jakarta, saat bersama Pemprov, pimpinan dewan, latupati, dan Forum Kerukukan Umat Beragama Maluku melakukan pertemuan dengan Menag dan Menkokesra.

Menurut Fatani, fenomena seperti ini tidak pernah dijumpai di daerah manapun di luar Maluku dan kebijakan yang diambil sangat luar biasa, kemudian jumlah khafilah yang akan hadir bergantung pada jenis mata lomba yang akan diikuti.

"Sikap seperti ini merupakan sebuah ketulusan dari saudara-saudara Kristen, terutama bapak dan ibu pendeta yang begitu tulus menyukseskan MTQ ke-24 tingkat nasional," ungkap Fatani.

Seluruh masyarakat Kota Ambon maupun 10 kabupaten/kota lainnya di Maluku baik yang beragama Muslim atau Kristen diharapkan bergandengan tangan dan satukan hati menyambut berbagai event berskala nasional maupun internasional, termasuk pelaksanaan MTQ 2012 mendatang.

"Marilah kita tunjukan kepada masyarakat di provinsi lain maupun masyarakat dunia kalau Maluku ini aman dan tidak ada kekacauan seperti yang ada dalam benak kita atau pun yang diekspose oleh beberapa media cetak maupun elektronik, apalagi ada yang memanfaatkan dunia maya twitter dan facebook," serunya lebih lanjut.

Fatani juga mengakui banyaknya informasi yang tidak benar disebarkan oknum-oknum tidak bertanggung jawab lewat media on line seperti ini sehingga perlu dikoreksi dan diyakini seluruh elemen masyarakat di daerah mampu menyelesaikan semua persoalan yang terjadi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon