Seleksi Penasihat KPK, 18 Orang Ikut Wawancara dan Tes Kesehatan
Kamis, 28 Maret 2013 | 14:26 WIB
Jakarta - Panitia Seleksi (Pansel) calon penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan 18 peserta yang lolos ujian tertulis. Ke-18 orang itu pun berhak mengikuti tahap berikutnya, yaitu seleksi wawancara dan juga cek kesehatan.
"Pada Kamis (28/3) ini, telah diputuskan sebanyak 18 kandidat yang dinyatakan lolos pada tes tertulis dan simulasi yang diikuti 32 kandidat, yang dilaksanakan pada 23 Maret 2013," kata Ketua Pansel, Imam Prasodjo, di kantor KPK, Jakarta, Kamis (28/3).
Oleh karena itu, lanjut Imam, ke-18 orang kandidat yang lolos tersebut akan mengikuti seleksi wawancara dan kesehatan, yang akan dilakukan pada tanggal 3 hingga 5 April 2013.
Lebih lanjut, Imam mengatakan bahwa selama proses seleksi berlangsung, Pansel juga meminta partisipasi masyarakat untuk memberikan masukan seputar para kandidat. Masukan atau tanggapan tersebut bisa dikirim melalui alamat email pansel.penasihat@kpk.go.id.
Selain itu, lanjut Imam, masukan juga bisa dilayangkan melalui surat yang pada sudut kiri atas amplop dituliskan "Tanggapan Terhadap Calon Penasihat". Surat itu bisa dikirimkan ke alamat Panitia Seleksi Penasihat KPK Tahun 2013 Komisi Pemberantasan Korupsi, Jl HR Rasuna Said Kav.C-1 Jakarta Selatan, 12920.
"Masukan atau tanggapan, paling lambat ditunggu sampai dengan tanggal 7 Mei 2013," ujar Imam pula.
Anggota Pansel KPK lainnya, Yunus Husein menambahkan, latar belakang dari ke-18 kandidat yang lolos tersebut cukup beragam. Mereka berlatar belakang mulai dari polisi, birokrat, akademisi, mantan jaksa, mantan komisoner Komisi Yudisial (KY), sampai pegawai Pemda dan dari lembaga swadyaa masyarakat (LSM).
Berikut nama 18 orang yang lolos seleksi awal tersebut:
1. Mochammad Mu'taashim Billah, usia 67 tahun, dari LSM
2. Tumpal Gultom (58), birokrat ESDM
3. Maman Setiaman Partaatmadja (61), birokrat/auditor
4. Arian Saptono (57), BUMN BNI-Kepatuhan
5. Suwarsono, akademisi (UII Yogyakarta)
6. Evaraistus Edy Setyo (62), birokrat/Bea Cukai/Itjen
7. Slamet Wahyudi (63), jaksa
8. Afizal (53), akademisi
9. Ahmad Ro'id (53), birokrat/Pajak
10. Hadry Harahap (53), swasta-asuransi
11. Ermansyah Djaya (58), birokrat/akademisi
12. Iskandar Lubis (58), TNI AL
13. Alpiner Sinaga (58), Polri
14. Abdul Kodir (62), birokrat
15. Agus Purwanto (51), pemkab
16. Zainal Arifin (72), mantan hakim komisioner KY
17. Andy Rifai Achmad (67), birokrat
18 Idris (63), Polri
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




