Bentrok dengan Spanyol, Strategi "Balas Dendam" Tim Azzurri Diuji
Rabu, 26 Juni 2013 | 11:48 WIB
Fortaleza - Dalam enam tahun terakhir, Spanyol terlahir sebagai kekuatan baru di dunia si kulit bundar. Tim "Matador" yang dulu kerap di pandang sebelah mata, kini mampu menggeser dominasi tim-tim mapan macam Jerman dan Brasil. Spanyol kini bahkan menjadi momok bagi juara dunia empat kali Italia. Pemicunya tentu mengacu kepada hasil di partai final Piala Eropa 2012 ketika Fernando Torres cs menghancurkan "Gli Azzurri" empat gol tanpa balas.
Cerita sendu itu seakan selalu membayangi Italia kala harus berhadapan dengan Spanyol. Setahun berlalu, kedua tim kini kembali dipertemukan di ajang resmi. Italia dipastikan harus bekerja ekstra keras saat bentrok dengan Spanyol dalam partai semifinal Piala Konfederasi 2013 di Estadio Catelao, Fortaleza, Brasil, Kamis (27/6) waktu setempat atau Jumat (28/6) dini hari WIB.
Seakan sadar akan beban yang akan dihadapi timnya, allenatore Italia Cesare Prandelli melatih anak-anak asuhnya untuk melakukan sprint dari satu titik ke titik lain pada ujung lapangan selama 10 menit. Cara itu dilakukan untuk menghadapi permainan tiki-taka Spanyol yang terkenal menghabiskan tenaga lawan.
"Laga melawan Spanyol adalah perjuangan melawan penderitaan. Penguasaan bola mereka sangat superior. Begitu juga ketika harus melindungi bola saat menyerang. Jadi, kami harus berusaha membuat mereka terus berlari," ujar Prandelli yang menekankan peningkatan stamina kepada para pemainnya.
Namun, strategi itu belum tentu berhasil. Mengingat ketika menghadapi Jepang dan Brasil, permainan cepat menguras tenaga mereka harus memakan korban. Mario Balotelli dan Ignazio Abate bahkan harus dipulangkan ke Milan menyusul cedera yang mereka dapat. Kondisi Andrea Pirlo juga masih diragukan untuk bisa merumput setelah melakukan latihan terpisah kemarin. Di posisi gelandang, hanya Daniele De Rossi yang dipastikan berada dalam kebugaran fisik setelah absen saat laga melawan Brasil karena akumulasi kartu kuning.
Apapun kondisinya, kapten Italia Gianluigi Buffon tampaknya ingin terus memompa motivasi rekan-rekannya. Kiper Juventus ini bahkan yakin timnya mampu membalas kekalahan di final Piala Eropa 2012 lalu. Menurutnya, Italia saat ini dengan tahun lalu memiliki banyak pemain berbeda dan sudah jauh berkembang.
"Spanyol selalu menjadi lawan tangguh, tapi kami tidak takut," tegas Buffon.
"Tidak akan ada pengulangan permainan kami di Piala Eropa 2012 dan kami akan memberikan segalanya untuk mencapai final," tandasnya.
Motivasi tinggi Italia tampaknya juga telah disadari oleh pelatih Spanyol Vicente del Bosque. Ia menilai semangat para pemain Italia akan berlipat untuk bisa membalaskan dendam mereka setahun lalu itu.
"Bagi mereka, ini akan menjadi kesempatan untuk membalas dendam," kata Del Bosque.
Berhasil meraih Piala Dunia 2010, serta menjadi jawara Eropa 2008 dan 2012, tidak ada pihak yang meragukan kualitas "La Furio Roja". Mereka bahkan sudah tidak terkalahkan pada 25 laga terakhirnya. Spanyol juga hanya sekali kalah dari Italia dalam delapan pertemuan sejak Piala Dunia 1994.
"Kami tidak mengharapkan kejutan apapun, kami cukup mengenal mereka dan kami tahu mereka akan menyulitkan kami. Saya pikir ini akan jadi jauh lebih sulit dibandingkan di final Piala Eropa 2012," ucap bek Spanyol Sergio Ramos.
Del Bosque akan kembali mengandalkan Xavi Hernandes dan David Silva untuk menopang lini depan sekaligus melakukan tusukan dari sisi sayap. Masalah bagi sang pelatih saat ini adalah menentukan siapa yang pantas menjadi target man. Di ajang Piala Konfederasi, Roberto Soldado lebih dipercaya turun sejak awal laga. Namun, striker Valencia ini belum juga menciptakan gol. Pilihan lain jatuh kepada Torres. Kerap menjadi cadangan, "El Nino" justru berhasil melesakan lima gol dari tiga laga Spanyol di babak penyisihan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




