Panin Sekuritas: Sentimen Negatif Masih Selimuti IHSG

Selasa, 3 September 2013 | 08:04 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Karyawan memantau perkembangan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Galeri Mandiri Sekuritas di Jakarta, Senin (26/8). BeritaSatu Photo/SP-Ruht Semiono
Karyawan memantau perkembangan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Galeri Mandiri Sekuritas di Jakarta, Senin (26/8). BeritaSatu Photo/SP-Ruht Semiono (Suara Pembaruan/SP/Ruht Semiono)

Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih akan melanjutan penurunan akibat sentimen negatif domestik.

"Kami melihat minimnya sentimen positif masih akan menekan indeks," kata Research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk, Purwoko Sartono, Selasa (9/3).

Dia mengatakan, ditengah menguatnya sebagian besar bursa regional, IHSG kemarin ditutup anjlok cukup dalam.

Faktor penekan indeks terbesar adalah nilai tukar rupiah yang masih terus melemah. Kali ini pemicu melemahnya rupiah adalah defisit perdagangan yang terus melebar.

Defisit perdagangan Juli 2012 bahkan mencapai rekor tertinggi, yakni US$ 2,3 miliar, atau angka terburuk dalam sejarah bangsa Indonesia.

Purwoko memperkirakan, IHSG diproyeksikan akan bergerak pada kisaran 4.000-4.130.

Sementara IHSG kemarin ditutup melemah 102,32 poin (2,44%) menjadi 4.092,76. Indeks LQ45 juga tercatat terkoreksi ke 678,53.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon