Manfaat "Outdoor Activity" Bagi Perkembangan Anak
Selasa, 7 Januari 2014 | 20:30 WIBJakarta - Perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat anak-anak lebih memilih bermain dengan gadget-nya ketimbang melakukan outdoor activity.
Padahal menurut Psikolog Kassandra Putranto, kebiasaan tersebut bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak dan perilakunya.
"Karena tidak pernah melakukan aktivitas fisik di luar, anak-anak jadi tidak bugar dan membuatnya tidak produktif," katanya di Jakarta, Selasa (7/1).
Menurut Kassandra, kebiasaan ini juga bisa muncul akibat pola asuh yang salah ketika masih kecil. "Anak-anak jadi mudah terserap gadget dan televisi daripada outdoor activity karena memang sejak kecil dibiasakan ditinggal sendiri menonton acara televisi. Di sini ada penyalahgunaan manfaat karena gadget dan televisi diberikan orangtua supaya anaknya lebih tenang," jelas dia.
Bila dibiarkan, tambah psikolog keluarga ini, efeknya tidak hanya mempengaruhi fisik si anak, tapi juga perilakunya. "Dari segi fisik, anak-anak yang terbiasa bermain gadget biasanya jadi lebih bungkuk karena struktur tulangnya tidak tumbuh dengan baik akibat sering menunduk. Dia juga jadi lebih emosional terkait game yang dimainkan. Dan yang parahnya lagi, si anak jadi lebih terpaku pada indoor activity, tidak mau beraktivitas di luar karena alasan capek atau malas," paparnya.
Karena itu, lanjut Kassandra, para orangtua sebaiknya mulai membiasakan anak-anaknya untuk bergaya hidup sehat dan aktif dengan melakukan outdoor activity. Pasalnya gaya hidup yang sehat dan aktif mampu mengeluarkan energi positif baik bagi jasmani maupun rohani, yang dapat memicu prestasi anak.
"Membiasakan anak aktif bergerak memang harus dimulai sejak masih kecil. Misalnya ketika si anak meminta sesuatu, jangan langsung diberikan, tapi kasih kesempatan dia untuk mengambilnya sendiri. Atau mintalah si anak untuk merapikan barang-barang mainannya setelah dipakai," terang dia.
Olahraga bersama di akhir pekan menurut Kassandra juga bisa membuat anak jadi lebih bugar. "Walaupun si ibu misalnya tidak suka sepak bola, tapi dia masih bisa kan untuk sekedar menendang bola. Yang penting sejak masih kecil harus dibiasakan anak punya aktifitas di luar yang disesuaikan dengan umurnya," pesan dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




