MH370 Berakhir di Samudera Hindia, PM Malaysia Ucapkan Belasungkawa
Senin, 24 Maret 2014 | 22:31 WIB
Kuala Lumpur - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyatakan, Senin, pesawat Malaysia Airlines MH370, yang hilang selama lebih dari dua minggu, jatuh di Samudera Hindia bagian selatan.
Analisa satelit dari Inggris Inmarasat memperlihatkan bahwa Penerbangan MH370 yang membawa 239 orang, terakhir kali terlihat di tengah antara Samudera Hindia di sebelah barat Perth, Australia, katanya dalam sebuah pernyataan.
"Lokasi ini terpencil, jauh dari tempat-tempat yang bisa dilandasi," kata Najib.
"Karena itu, dengan kesedihan dan penyesalan yang mendalam, saya harus mengabarkan kepada anda bahwa, menurut data baru ini, Penerbangan MH370 berakhir di Samudera Hindia," kata dia, Senin (25/3).
Najib menambahkan bahwa keluarga orang-orang yang berada di pesawat naas itu telah dikabari soal perkembangan terakhir.
Pernyataan itu disampaikan Najib di saat sebuah kapal angkatan laut Australia sudah hampir menemukan kemungkinan puing-puing pesawat jet itu.
Benda-benda tersebut, yang digambarkan sebagai "benda bundar berwarna abu-abu atau hijau" dan sebuah "benda persegi panjang berwarna oranye", terlihat pada Senin sore, kata Perdana Menteri Australia Tony Abbott, yang menambahkan bahwa tiga pesawat juga sedang menuju wilayah itu.
Penerbangan MH370 menghilang dari layar radar sipil kurang dari satu jam setelah lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 Maret.
Sejak itu, tidak ada laporan tentang keberadaan dan apa yang terjadi pada pesawat tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




