KPU Harapkan Partisipasi Pemilih Luar Negeri via Pos Tinggi
Rabu, 2 April 2014 | 09:53 WIB
Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman berharap partisipasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang memilih melalui surat pos di Hongkong tinggi sehingga meningkatkan partisipasi pemilih di luar negeri secara keseluruhan.
"Untuk Hongkong, dari jumlah DPT sebanyak 102.265 orang, 14.838 orang di antaranya memutuskan memilih lewat surat pos, dan saya berharap partisipasi pemilh luar negeri yang melalui pos bisa tinggi baik di Hongkong ataupun di wilayah kantong-kantong WNI kita di luar negeri," ujarnya di Kantor KPU, Rabu (2/4).
Arief juga berharap petugas panitia pemilihan luar negeri (PPLN) dapat proaktif mengingatkan puluhan ribu pemilih tersebut untuk segera mengirimkan kembali surat suara yang sudah dicoblos ke PPLN.
"Saya imbau kawan-kawan PPLN dapat proaktif untuk mengingatkan kembali pemilih tersebut, supaya surat suara itu bisa dikirim balik tepat waktu sehingga bisa direkapitulasi sesuai jadwal," imbuhnya.
Untuk diketahui, proses pemungutan suara di Hongkong dilakukan di dua lokasi yaitu lapangan Victoria Park dan Bundaran Sam Can Tang di Macau. Minggu (30/3), WNI pemilih yang hadir mencoblos di dua lokasi tersebut sebanyak 6.695 orang, dengan pemilih terbanyak di Victoria Park yaitu 5.919 orang.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja PPLN Wahid Supriyadi mengatakan penghitungan surat suara yang dicoblos melalui metode "dropbox" dan pos harus sudah sampai di seluruh PPLN paling lambat pada 17 April untuk kemudian dikirimkan ke Jakarta.
"Untuk surat suara yang lewat pos dan 'dropbox' diberikan ke masing-masing PPLN pada 10-15 April. Sebenarnya ada batas toleransi maksimal sampai 17 April karena saat itu semua harus sudah sampai ke kami, Pokja PPLN di Jakarta," kata Wahid.
Setelah seluruh perolehan suara melalui pos dan "dropbox" sampai di Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Pokja PPLN kemudian menyerahkan seluruh perolehan suara dari pemilih di luar negeri tersebut kepada KPU Pusat di Jakarta pada 18 April.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




