BEI Tegur Emiten dengan Laporan Keuangan Tidak Wajar
Selasa, 15 April 2014 | 18:57 WIBJakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) siap menegur empat emiten terkait laporan keuangan yang tidak wajar.
Saat ini, Sebanyak tiga emiten yang mendapat status wajar dengan pengecualian yaitu PT Gozco Plantations Tbk (GZCO), PT Davomas Abadi Tbk (DAVO), dan PT SLJ Global Tbk (SULI). Kemudian terdapat satu emiten PT Bahtera Adimina Samudra Tbk (BASS) yang dinyatakan disclaimer oleh auditor.
"Minggu ini kami akan beri peringatan tertulis," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen di Jakarta, Selasa (15/4).
Sementara itu, Dewan Pakar Masyarakat Investor Sekuritas Indonesia (MISSI) Johanes Soetikno mengatakan, pihak bursa berkewajiban menegur emiten yang laporan keuangannya bermasalah. BEI juga perlu melakukan audit investigasi untuk apabila terindikasi keaneham dalam kinerja keuangan para emiten tersebut.
Tak ketinggalan, lanjutnya, sektor bisnis dari emiten-emiten tersebut pun perlu diperhatikan. Sebagai contoh, sektor pertambangan yang tengah berjuang.
"Saat ini, publik tahu sektor pertambangan kena kebijakan pemerintah mengenai keharusan membangun smelter dan pengenaan pajak yang tinggi," kata Johanes
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




