Puluhan Personil Satgas Khusus Jaga Kantor PSSI
Senin, 2 Januari 2012 | 17:55 WIB
Berdasarkan surat tugas yang dipegang anggota Satgas Khusus, mereka sudah ditugaskan untuk melakukan pengamanan sejak 15 Desember 2011 lalu.
Kantor PSSI yang berada di areal Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, dijaga oleh puluhan satgas khusus --bukan dari aparat kepolisian-- menyusul adanya rencana pengambilalihan Kantor PSSI oleh Komite Penyelamat Sepak Bola Nasional (KPSI).
Komandan Satgas Khusus yang didatangkan PSSI, Mahmud, di Jakarta, Senin (2/1), mengatakan bahwa pengamanan khusus terhadap kantor PSSI ini merupakan permintaan khusus dan tertuang dalam surat tugas mereka. "Ini suratnya. Kami ke sini dengan membawa surat tugas," katanya di Kantor PSSI.
Berdasarkan surat tugas yang dibawa oleh Komandan Satgas Khusus, surat menggunakan Kop PSSI dengan nomor 2534/UDN/1350/XII/2011 dan ditandatangani oleh Deputi Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Legal (PSSI), Hadiyandra itu, pengamanan dengan menggunakan Satgas Khusus telah dilakukan sejak 15 Desember lalu. Pengamanan sendiri akan terus dilakukan hingga kondisi Kantor PSSI kondusif.
Para personil Satgas Khusus dengan menggunakan seragam kaos hitam lengan panjang, saat ini memang tampak terus berjaga di lingkungan Kantor PSSI. Mereka terlihat bergerombol di beberapa titik, sambil bercengkerama satu dengan yang lain.
"Yang jelas, kami disini ingin membantu mengamankan aset-aset negara, terutama yang digunakan oleh PSSI," kata Mahmud menambahkan. Soal tugas mengamankan aset-aset negara yang digunakan oleh PSSI itu, juga dikatakan oleh Direktur Organisasi PSSI, Agus Yasmi, yang saat itu berada di Kantor PSSI Jakarta.
Sementara itu, Ketua KPSI Tony Apriliani, pun membantah jika pihaknya akan menggunakan Kantor PSSI sebagai tempat melakukan kegiatan, menyusul mulai efektifnya pengambilalihan KPSI terhadap PSSI sesuai dengan amanat 452 pemilik suara.
"Siapa yang bilang begitu? Yang benar adalah kami akan berkantor di wilayah Senayan (PSSI). Yang jelas, semuanya telah dipersiapkan," katanya.
Kantor PSSI yang berada di areal Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, dijaga oleh puluhan satgas khusus --bukan dari aparat kepolisian-- menyusul adanya rencana pengambilalihan Kantor PSSI oleh Komite Penyelamat Sepak Bola Nasional (KPSI).
Komandan Satgas Khusus yang didatangkan PSSI, Mahmud, di Jakarta, Senin (2/1), mengatakan bahwa pengamanan khusus terhadap kantor PSSI ini merupakan permintaan khusus dan tertuang dalam surat tugas mereka. "Ini suratnya. Kami ke sini dengan membawa surat tugas," katanya di Kantor PSSI.
Berdasarkan surat tugas yang dibawa oleh Komandan Satgas Khusus, surat menggunakan Kop PSSI dengan nomor 2534/UDN/1350/XII/2011 dan ditandatangani oleh Deputi Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Legal (PSSI), Hadiyandra itu, pengamanan dengan menggunakan Satgas Khusus telah dilakukan sejak 15 Desember lalu. Pengamanan sendiri akan terus dilakukan hingga kondisi Kantor PSSI kondusif.
Para personil Satgas Khusus dengan menggunakan seragam kaos hitam lengan panjang, saat ini memang tampak terus berjaga di lingkungan Kantor PSSI. Mereka terlihat bergerombol di beberapa titik, sambil bercengkerama satu dengan yang lain.
"Yang jelas, kami disini ingin membantu mengamankan aset-aset negara, terutama yang digunakan oleh PSSI," kata Mahmud menambahkan. Soal tugas mengamankan aset-aset negara yang digunakan oleh PSSI itu, juga dikatakan oleh Direktur Organisasi PSSI, Agus Yasmi, yang saat itu berada di Kantor PSSI Jakarta.
Sementara itu, Ketua KPSI Tony Apriliani, pun membantah jika pihaknya akan menggunakan Kantor PSSI sebagai tempat melakukan kegiatan, menyusul mulai efektifnya pengambilalihan KPSI terhadap PSSI sesuai dengan amanat 452 pemilik suara.
"Siapa yang bilang begitu? Yang benar adalah kami akan berkantor di wilayah Senayan (PSSI). Yang jelas, semuanya telah dipersiapkan," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




