Menpora Dukung Penyelesaian Kisruh PSSI lewat Arbitrase
Selasa, 10 Januari 2012 | 15:40 WIB
Sementara Menpora cenderung mendukung penyelesaian lewat (pengadilan) arbitrase, KPSI tegaskan KLB akan tetap digelar sesuai jadwal.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng mengatakan, permasalahan di tubuh PSSI bisa diselesaikan melalui mekanisme arbiterase, jika mediasi tidak membuahkan hasil.
"Biarlah kalau ada masalah di antara pengurus, diselesaikan lewat arbitrase. Sehingga kita fokus pada urusan olahraganya, sepakbolanya dan atletnya," katanya, ketika ditemui di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/1).
Menurut Andi, arbitrase adalah salah satu mekanisme yang dibenarkan oleh Undang-undang Keolahragaan. Andi sendiri mengaku berharap permasalahan kepengurusan di PSSI segera selesai, sehingga semua pihak bisa fokus mengurusi atlet untuk meningkatkan prestasi.
"Sudah capek kita mengurusi pengurus. Lebih baik kita mengurusi atlet sepakbolanya itu sendiri, terutama pembinaan atlet usia muda," katanya menambahkan.
Seperti diketahui, Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) telah mengirimkan tuntutan Kongres Luar Biasa (KLB) ke AFC dan FIFA, yang disebut sebagai tuntutan mayoritas anggota PSSI berdasarkan Rapat Akbar Sepak Bola Nasional (RASN) di Hotel Pullman, Jakarta, 18 Desember 2011 lalu. Pengambilalihan KLB dari PSSI ke KPSI itu dilakukan setelah federasi yang dipimpin oleh Djohar Arifin Husin dinilai mengabaikan permintaan mayoritas anggota PSSI.
Pengambilalihan ini sendiri dinilai telah sesuai dengan aturan yang ada. Demikian juga dengan permintaan pelaksanaan kongres yang disebut telah sesuai dengan surat FIFA. Sementara selain kongres, federasi sepak bola dunia itu juga meminta permasalahan yang ada di tubuh PSSI dibawa ke sidang arbitrase.
Sementara, Sekjen KPSI, Hinca Panjaitan mengatakan, Kongres Tahunan PSSI oleh KPSI tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal, yaitu di Hotel Horison, Bandung, pada 21 Januari nanti. Kongres Tahunan PSSI itu disebutkan akan membahas beberapa agenda, di antaranya pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding guna persiapan KLB, yang rencananya digelar di Surabaya, pada 6 Maret mendatang.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng mengatakan, permasalahan di tubuh PSSI bisa diselesaikan melalui mekanisme arbiterase, jika mediasi tidak membuahkan hasil.
"Biarlah kalau ada masalah di antara pengurus, diselesaikan lewat arbitrase. Sehingga kita fokus pada urusan olahraganya, sepakbolanya dan atletnya," katanya, ketika ditemui di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/1).
Menurut Andi, arbitrase adalah salah satu mekanisme yang dibenarkan oleh Undang-undang Keolahragaan. Andi sendiri mengaku berharap permasalahan kepengurusan di PSSI segera selesai, sehingga semua pihak bisa fokus mengurusi atlet untuk meningkatkan prestasi.
"Sudah capek kita mengurusi pengurus. Lebih baik kita mengurusi atlet sepakbolanya itu sendiri, terutama pembinaan atlet usia muda," katanya menambahkan.
Seperti diketahui, Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) telah mengirimkan tuntutan Kongres Luar Biasa (KLB) ke AFC dan FIFA, yang disebut sebagai tuntutan mayoritas anggota PSSI berdasarkan Rapat Akbar Sepak Bola Nasional (RASN) di Hotel Pullman, Jakarta, 18 Desember 2011 lalu. Pengambilalihan KLB dari PSSI ke KPSI itu dilakukan setelah federasi yang dipimpin oleh Djohar Arifin Husin dinilai mengabaikan permintaan mayoritas anggota PSSI.
Pengambilalihan ini sendiri dinilai telah sesuai dengan aturan yang ada. Demikian juga dengan permintaan pelaksanaan kongres yang disebut telah sesuai dengan surat FIFA. Sementara selain kongres, federasi sepak bola dunia itu juga meminta permasalahan yang ada di tubuh PSSI dibawa ke sidang arbitrase.
Sementara, Sekjen KPSI, Hinca Panjaitan mengatakan, Kongres Tahunan PSSI oleh KPSI tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal, yaitu di Hotel Horison, Bandung, pada 21 Januari nanti. Kongres Tahunan PSSI itu disebutkan akan membahas beberapa agenda, di antaranya pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding guna persiapan KLB, yang rencananya digelar di Surabaya, pada 6 Maret mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




