KPSI : Surat FIFA Kemenangan Moral untuk Kami
Rabu, 18 Januari 2012 | 21:29 WIB
Surat tersebut menunjukkan FIFA dan AFC merespons permintaan mereka.
Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI) menyambut gembira surat resmi FIFA dan Asian Footbal Confederation (AFC) yang menyatakan menerima permintaan KPSI untuk mengadakan Kongres Luar Biasa (KLB).
Menurut Sekretaris Jenderal KPSI, Hinca Panjaitan, surat tersebut menunjukkan FIFA dan AFC merespons permintaan mereka.
"Surat tersebut menunjukkan bahwa FIFA dan AFC menerima permintaan KLB dari 2/3 anggota PSSI sebagai sebuah fakta hukum dan itu dimengerti oleh FIFA. Ini adalah kemenangan moral dan hukum untuk teman-teman anggota PSSI yang menuntut KLB," tegas Hinca, hari ini.
Karena surat FIFA itu pula, KPSI mengambil sikap yang lebih lunak. Meski tetap menggelar acara pada Sabtu (21/1) mendatang, KPSI mengubah acara itu dari kongres tahunan menjadi prakongres.
"Kami menghormati surat FIFA yang mengamanatkan untuk menggelar kongres tahunan sebelum 20 Maret. Maka, kami akan menjalankan acara Sabtu mendatang sebagai prakongres. Tapi, spiritnya tetap KLB," lanjutnya.
Pada acara tersebut, KPSI akan merancang manifesto yang nantinya akan digunakan sebagai panduan bagi pengurus PSSI mendatang.
Mantan ketua komisi disiplin era Nurdin Halid ini juga mengklaim bahwa sebagian besar undangan sudah menyatakan kesediaan untuk hadir pada acara tersebut.
Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI) menyambut gembira surat resmi FIFA dan Asian Footbal Confederation (AFC) yang menyatakan menerima permintaan KPSI untuk mengadakan Kongres Luar Biasa (KLB).
Menurut Sekretaris Jenderal KPSI, Hinca Panjaitan, surat tersebut menunjukkan FIFA dan AFC merespons permintaan mereka.
"Surat tersebut menunjukkan bahwa FIFA dan AFC menerima permintaan KLB dari 2/3 anggota PSSI sebagai sebuah fakta hukum dan itu dimengerti oleh FIFA. Ini adalah kemenangan moral dan hukum untuk teman-teman anggota PSSI yang menuntut KLB," tegas Hinca, hari ini.
Karena surat FIFA itu pula, KPSI mengambil sikap yang lebih lunak. Meski tetap menggelar acara pada Sabtu (21/1) mendatang, KPSI mengubah acara itu dari kongres tahunan menjadi prakongres.
"Kami menghormati surat FIFA yang mengamanatkan untuk menggelar kongres tahunan sebelum 20 Maret. Maka, kami akan menjalankan acara Sabtu mendatang sebagai prakongres. Tapi, spiritnya tetap KLB," lanjutnya.
Pada acara tersebut, KPSI akan merancang manifesto yang nantinya akan digunakan sebagai panduan bagi pengurus PSSI mendatang.
Mantan ketua komisi disiplin era Nurdin Halid ini juga mengklaim bahwa sebagian besar undangan sudah menyatakan kesediaan untuk hadir pada acara tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




