Kamar Tidur Bersih Bisa Cegah Depresi

Minggu, 14 Juni 2015 | 08:37 WIB
MN
B
Penulis: Mutia Nugraheni | Editor: B1
Ilustrasi perempuan depresi.
Ilustrasi perempuan depresi. (Freedigitalphotos/ Ambro)

Bangun tidur dan merasa tertekan atau depresi. Malah Anda merasa tidak segar dan pikiran terasa jenuh. Mungkin penyebabnya kondisi kamar yang berantakan.

Sebuah studi baru memperingatkan kondisi kamar yang berantakan secara signifikan bisa menurunkan kualitas tidur. Juga dapat meningkatkan level stres dan memperburuk penyakit mental.

Untuk itu pastikan kamar dalam keadaan rapi sebelum tidur. Ritual membersihkan tempat tidur sebaiknya selalu Anda lakukan. Jangan biarkan tumpukan kardus, buku atau barang-barang lain memenuhi lantai dan ranjang.

Biasanya, menurut tim peneliti dari St Lawrence University, New York, orang yang memiliki kamar super berantakan mengalami masalah gangguan penimbunan. Baik dalam dalam tingkat awal atau pun sudah parah.

"Para penimbun biasanya memiliki masalah dengan pengambilan keputusan dan tak suka dengan perubahan. Mereka lebih suka barang yang sebenarnya sampah tergeletak begitu saja di kamar," kata Pamela Thacher, seorang psikolog dari St. Lawrence.

Jangan biarkan hal ini berlarut-larut. Segera bersihkan kamar Anda dan tata kembali sehingga nyaman untuk ditiduri. Jika merasa kesulitan untuk membersihkan kamar atau membuat keputusan untuk membuang barang yang tak perlu mintalah pertolongan orang lain. Sebenarnya ini merupakan gejala awal Anda seorang penimbun.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon