Infrastruktur Dongkrak Investasi Properti di Sentra Timur
Rabu, 15 Juli 2015 | 22:12 WIB
Jakarta - Beroperasinya terminal Terpadu Sentra Timur Pulogebang Jakarta Timur dan akan dibukanya akses pintu tol Sentra Timur dinilai mendongkrak pertumbuhan dan investasi di kawasan Superblok Sentra Timur. Proyek properti besutan Perumnas dan Bakrieland itu dinilai mampu memberi peluang investasi kepada konsumen.
"Terminal Pulogebang dan akses pintu tol ini sejalan dengan konsep Sentra Timur Superblock sebagai pelopor Transit Oriented Development (TOD) di Jakarta Timur. Konsep ini menyatukan tempat tinggal, bekerja, belanja, jajan, dan tempat hiburan namun tetap nyaman ditinggali," kata Promotion & Business Development Manager Sentra Timur Residence, Hermon Simanjuntak, di Jakarta, Selasa (14/7).
Di kawasan tersebut, telah berdiri sejumlah perumahan seperti Mutiara Sanggraha, Mutiara Platinum, Grand Mutiara Platinum, Komplek DPR, dan hunian vertikal Sentra Timur Residence. Lalu, infrastruktur transportasi yang tersedia mulai dari shuttle bus gratis, TransJakarta, stasiun kereta api, serta tiga pintu tol yaitu pintu Tol Bintara, pintu Tol Cakung, dan pintu Tol langsung Sentra Timur. Sedangkan, fasilitas penunjang seperti pusat komersial dan perniagaan membuat kawasan ini menjadi kawasan terlengkap di Jakarta Timur.
Hermon Simanjuntak mengatakan, sebagai pengembang hunian terbesar di Sentra Timur Superblock, kehadiran akses pintu tol langsung Sentra Timur membuktikan bahwa Sentra Timur Superblock adalah kawasan hunian berakses transportasi terbaik.
"Beruntung hunian kami dilalui Tol JORR ditambah dengan adanya pintu tol langsung Sentra Timur sangat memudahkan masyarakat untuk beraktivitas, serta menambah nilai jual hunian yang ada disekitarnya," katanya.
Di sisi lain, katanya, dalam kondisi ekonomi yang melambat pada awal 2015 sehingga industri properti ikut melambat, merupakan waktu yang pas untuk membeli atau berinvestasi properti.
Sementara itu, Associate Director Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, pernah mengatakan, pembangunan infrastrutkur jalan tol akan mempengaruhi bisnis properti di kawasan sekitarnya. Dia mencontohkan, pembangunan jalan tol Becakayu (Bekasi-Kampung Melayu) akan mempengaruhi bisnis properti di Jabodetabek.
Hal senada juga dilontarkan Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia (PLI) Marcellus Chandra. Dia optimistis tol Becakayu akan semakin membuat sektor properti Bekasi menjadi incaran para konsumen dan investor.
"Kami memahami bahwa fasilitas jalan tol merupakan salah satu faktor terpenting dan berpengaruh terhadap nilai properti. Sudah dipastikan, nilai investasi properti akan meningkat drastis setelah pembangunan tol ini," kata Marcell.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




