Ricuh Tolikara, Rhoma Irama Minta Umat Islam Tak Terprovokasi

Senin, 20 Juli 2015 | 10:48 WIB
H
B
Penulis: Herman | Editor: B1
Rhoma Irama
Rhoma Irama (BeritaSatu.com/Herman)

Jakarta - Ketua Umum Forum Silaturahmi Ta'mir Masjid dan Musala Indonesia (Fahmi Tamami) Rhoma Irama meminta umat Islam di seluruh Indonesia agar tidak terprovokasi terkait insiden pembakaran masjid di Kabupaten Tolikara, Papua.

"Saya meminta umat Islam agar tidak terprovokasi dan over reaktif, sehingga menimbulkan hal yang lebih buruk. Sebagai umat beragama, kita harus menghormati agama apa pun. Dalam konteks bernegara, kita juga harus mewujudkan persatuan nasonal tanpa membedakan suku, bangsa, bahasa dan agama," kata Rhoma Irama di sekretariat Fahmi Tamami di Jakarta, Senin (20/7).

Pria yang dijuluki raja dangdut ini juga meminta agar pemerintah mengusut tuntas tragedi yang sudah mencoreng nilai-nilai kerukunan umat beragama tersebut.

"Pemerintah harus menegakkan hukum sebagaimana negara hukum, dan mengembalikan iklim kondusif kerukunan umat beragama. Pemerintah juga harus membangun kembali masjid yang sudah terbakar dan merawat para korban," tegasnya.

Organisasi Fahmi Tamami juga berencana untuk datang ke Kabupaten Tolikara di Papua untuk melihat langsung komitmen pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon