Sebelum Tabrakan, Kabin Penumpang Karunia Bhakti Dipenuhi Asap
Jumat, 10 Februari 2012 | 23:15 WIB
Saat mengetahui kendaraannya bermasalah, awak bus tetap memacu kendaraannya.
Bus Karunia Bhakti yang mengalami kecelakaan di depan pasar tradisonal Cisarua teridentifikasi sempat mengalami masalah fisik sebelum tragedi tersebut terjadi.
Hal itu dituturkan Asep, salah satu korban selamat penumpang bus tersebut, petang ini. Menurut dia, kabin bus naas itu sempat dipenuhi asap tebal dan bau yang menyengat sesaat sebelum bus akhirnya menabrak Bus Doa Ibu, beberapa kendaraan pribadi, dua angkot, dan sejumlah motor yang tengah parkir di pangkalan ojek yang mangkal di depan pasar.
"Sebelum kecelakaan, kira-kira sebelum Cisarua, tiba-tiba asap banyak masuk ke bagian penumpang. Setelah itu tercium juga bau yang menyengat hidung," katanya.
Saat itu, menurut Asep, sejumlah penumpang sempat mengingatkan awak bus naas tersebut. Namun, sambung dia, awak bus tidak segera menghentikan kendaraanya.
"Kernet bus itu malah hanya membuka jendela bus untuk mengusir asap dan bau itu. Tidak berapa lama, terjadilah kecelakaan itu," kata Asep yang mengaku sejak kejadian hingga memberikan informasi ini tetap sadar.
Bus Karunia Bhakti yang merupakan bus ekonomi itu, Asep menambahkan, mengangkut banyak penumpang.
Bus Karunia Bhakti yang mengalami kecelakaan di depan pasar tradisonal Cisarua teridentifikasi sempat mengalami masalah fisik sebelum tragedi tersebut terjadi.
Hal itu dituturkan Asep, salah satu korban selamat penumpang bus tersebut, petang ini. Menurut dia, kabin bus naas itu sempat dipenuhi asap tebal dan bau yang menyengat sesaat sebelum bus akhirnya menabrak Bus Doa Ibu, beberapa kendaraan pribadi, dua angkot, dan sejumlah motor yang tengah parkir di pangkalan ojek yang mangkal di depan pasar.
"Sebelum kecelakaan, kira-kira sebelum Cisarua, tiba-tiba asap banyak masuk ke bagian penumpang. Setelah itu tercium juga bau yang menyengat hidung," katanya.
Saat itu, menurut Asep, sejumlah penumpang sempat mengingatkan awak bus naas tersebut. Namun, sambung dia, awak bus tidak segera menghentikan kendaraanya.
"Kernet bus itu malah hanya membuka jendela bus untuk mengusir asap dan bau itu. Tidak berapa lama, terjadilah kecelakaan itu," kata Asep yang mengaku sejak kejadian hingga memberikan informasi ini tetap sadar.
Bus Karunia Bhakti yang merupakan bus ekonomi itu, Asep menambahkan, mengangkut banyak penumpang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




