"Garuda Muda" Optimistis Juara
Kamis, 8 Maret 2012 | 20:13 WIB
Widodo mengingatkan anak asuhannya agar tidak terlalu percaya diri.
Indonesia akan menghadapi tuan rumah Brunei Darussalam pada partai final turnamen Hassanal Bolkiah Trophy di Hassanal Bolkiah Stadium, Jumat (9/3). Pelatih Timnas U-21 Widodo Cahyono Putro optimistis timnya bakal bisa membawa pulang gelar juara.
"Kami siap tampil lawan Brunei Darussalam dan saya optimistis kami bisa juara. Kami mengharapkan doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia," ujar Widodo, hari ini.
Perjalanan Tim Merah Putih menuju final terbilang berat. Pada laga pertama, Andik Vermansyah dkk menundukkan Laos 2-0. Namun, Tim Garuda Muda ditahan imbang 1-1 oleh Singapura.
Grafik timnas U-21 menurun ketika menghadapi Myanmar dan kalah 3-1. Untungnya, asuhan Widodo mampu bangkit dari kekalahan dan melaju ke semifinal berkat kemenangan 3-0 atas Filipina.
Di semifinal, Tim Merah Putih membalik semua prediksi dan menyingkirkan Vietnam dengan skor 2-0. Dengan grafik yang mulai menanjak, Widodo mengingatkan anak asuhannya agar tidak terlalu percaya diri.
"Mereka harus tetap fokus dan menjalankan instruksi pelatih dengan disiplin. Jangan gampang terpancing karena hal itu akan merusak permainan," lanjut Widodo.
Sementara itu, para pemain juga tidak sabar untuk menampilkan permainan terbaik mereka, seperti yang dikatakan sang kapten, Andik.
"Kami ingin memberikan hasil terbaik untuk bangsa dan negara. Soal dukungan penonton, kami tidak khawatir. Saya berharap kami bisa bermain seperti saat mengalahkan Vietnam di semifinal," ujar Andik.
Indonesia akan menghadapi tuan rumah Brunei Darussalam pada partai final turnamen Hassanal Bolkiah Trophy di Hassanal Bolkiah Stadium, Jumat (9/3). Pelatih Timnas U-21 Widodo Cahyono Putro optimistis timnya bakal bisa membawa pulang gelar juara.
"Kami siap tampil lawan Brunei Darussalam dan saya optimistis kami bisa juara. Kami mengharapkan doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia," ujar Widodo, hari ini.
Perjalanan Tim Merah Putih menuju final terbilang berat. Pada laga pertama, Andik Vermansyah dkk menundukkan Laos 2-0. Namun, Tim Garuda Muda ditahan imbang 1-1 oleh Singapura.
Grafik timnas U-21 menurun ketika menghadapi Myanmar dan kalah 3-1. Untungnya, asuhan Widodo mampu bangkit dari kekalahan dan melaju ke semifinal berkat kemenangan 3-0 atas Filipina.
Di semifinal, Tim Merah Putih membalik semua prediksi dan menyingkirkan Vietnam dengan skor 2-0. Dengan grafik yang mulai menanjak, Widodo mengingatkan anak asuhannya agar tidak terlalu percaya diri.
"Mereka harus tetap fokus dan menjalankan instruksi pelatih dengan disiplin. Jangan gampang terpancing karena hal itu akan merusak permainan," lanjut Widodo.
Sementara itu, para pemain juga tidak sabar untuk menampilkan permainan terbaik mereka, seperti yang dikatakan sang kapten, Andik.
"Kami ingin memberikan hasil terbaik untuk bangsa dan negara. Soal dukungan penonton, kami tidak khawatir. Saya berharap kami bisa bermain seperti saat mengalahkan Vietnam di semifinal," ujar Andik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




