13 Proyek Kontribusi Tambahan APLN Bernilai Rp 392 Miliar

Senin, 18 Juli 2016 | 19:42 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Ilustrasi.
Ilustrasi. (BSMH)

Jakarta - Proyek reklamasi pulau G milik PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), ternyata sudah memberikan kontribusi besar bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Terdapat 13 proyek dengan nilai total Rp 392 miliar yang sudah selesai dan sedang di bangun oleh anak perusahaan APLN yang menjadi pengembang pulau G, PT Muara Samudra Wisesa (MWS).

CEO MWS, Halim Kumala mengatakan, beberapa proyek yang menjadi kontribusi tambahan APL diantaranya adalah pembangunan rumah susun (Rusun) Daan Mogot berkapasitas 320 kamar, furnitur Rusun Daan Mogot, Rumah Pompa di Muara Karang, pengadaan tiang pancang PJU Kali Ciliwung, dan pembangunan jalan inspeksi di sejumlah ruas sungai di Jakarta.

Adapun proyek jalan inspeksi itu, lanjut dia, meliputi Kali Mookervart Tahap I dan II, Kali Tubagus Angke, Kali Item Kemayoran, Kali Jodo, Kali Apuran Tahap I dan II dan Kali Sekretaris.
 
"Kami selalu mengikuti aturan dan ketentuan dari pemerintah. Proyek-proyek tersebut sudah kami bangun meskipun reklamasi di pulau G sendiri masih baru dalam tahap pengurukan," kata Halim Kumala, saat dihubungi sejumlah wartawan, Senin (18/7).
 
Menurut Halim, proyek reklamasi pulau G telah mengantongi seluruh izin yang menjadi ketentuan pelaksanaan reklamasi. Seperti perpanjangan izin prinsip, Amdal, izin pengurukan, izin reklamasi dan izin pelaksanaan reklamasi.  
 
Proyek reklamasi pulau G memiliki luas 161 hektar. Sesuai izin reklamasi yang dikeluarkan gubernur DKI Jakarta nomor 2238 tahun 2014 tertanggal 23 Desember 2014, MWS memiliki sejumlah kewajiban. Pertama, kewajiban pembangunan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang merupakan ketentuan umum bagi pengembang properti.
 
Kewajiban kedua, lanjut dia, terkait penyerahan 5 persen dari luas lahan reklamasi bersih kepada Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta. Ketiga, kontribusi tambahan yang besarnya belum disebutkan. Namun, kata Halim Kumala, peruntukan kontribusi tambahan itu telah ditentukan yaitu untuk pembangunan rumah susun (Rusun) murah, pembangunan rumah pompa untuk menanggulangi banjir, dan pembangunan infrastruktur di wilayah DKI Jakarta lainnya.
 
"Pembangunan Rusun serta berbagai proyek jalan inspekasi yang telah dibangun APLN adalah bagian dari kontribusi tambahan yang telah ditetapkan oleh pemerintah DKI Jakarta. Kami berkomitmen untuk selalu menjalankan aturan tersebut," tandasnya.
 
Halim Kumala menegaskan, di pulau G belum ada bangunan yang berdiri. Di lokasi tersebut, lanjut dia, baru dilakukan pengurukan yang melibatkan kontraktor asal Belanda yaitu Joint Operation Boskalis-Van Oord (JOBVO). "Kedua operator tersebut, telah memiliki pengalaman lebih dari 100 tahun membangun berbagai proyek reklamasi di seluruh dunia," kata Halim Kumala.
 
Sebelumnya, dalam konferensi pers tanggal 2 Juli 2016, Presiden Direktur APLN, Cosmas Batubara, menjelaskan, proyek reklamasi pulau G dibangun sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sebelum proyek ini dikerjakan, kontraktor dan konsultan ahli telah melakukan survei lapangan dengan berbagai metode. Seperti bathimetri, pinger dan soiltest. Hasil survei tersebut tidak menemukan adanya kabel listrik, pipa gas atau benda logam lainnya di area pulau G.
 
"APLN merupakan perusahaan publik yang selalu comply terhadap setiap regulasi dan berkewajiban menjalankan good corporate governance. Pembangunan pulau G sudah melalui tahapan-tahapan yang ditentukan oleh pemerintah," kata Cosmas.

Proyek Kontribusi Tambahan APLN:

No

Nama Proyek

Nilai Proyek

1

Rusunawa Daan Mogot 

Rp 92.035.449.182

2

Furnitur Rusunawa Daan Mogot

Rp      909.885.000

3

Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Ciliwung

Rp 24.278.813.300

4

Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Mookevart Tahap I

Rp 27.594.600.000

5

Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Mookevart Tahap II

Rp 33.550.000.000

6

Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Apuran Tahap I

Rp 62.150.000.000

7

Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Apuran Tahap II

Rp 45.925.000.000

8

Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Jodo

Rp   6.000.000.000

9

Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Sekretaris

Rp 23.375.000.000

10

Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Tubagus Angke

Rp 37.235.000.000

11

Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Item Kemayoran

Rp 37.510.000.000

12

Rumah Pompa di Muara Karang

Rp   1.378.813.300

13

Pengadaan Tiang Panjang PJU Kali Ciliwung

Rp      729.900.000

 

 Total Nilai Proyek

Rp 392.672.527.282



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon