Freeport Kirim Tim SAR ke Lokasi Jatuhnya Helikopter
Minggu, 18 Maret 2012 | 08:38 WIB
Helikopter nahas itu ditemukan di sekitar area terowongan 70 atau di sebelah kiri terowongan arah dari Tembagapura menuju Ridge Camp.
Tim Search And Rescue (SAR) PT Freeport yang tergabung dalam "Emergency Respons Group" (ERG), Minggu pagi, berangkat ke lokasi jatuhnya pesawat helikopter milik Airfast dengan kode penerbangan PK-ODA yang jatuh Sabtu (17/3).
Tim SAR dari PT Freeport yang menggunakan satu helikopter sudah menuju lokasi, namun upaya pendaratan di sekitar lokasi sulit dilakukan karena berada di jurang atau tebing.
Apalagi, cuaca yang ada di sekitar kawasan Tembagapura mulai berkabut, sehingga evakuasi belum dapat dilakukan.
Helikopter nahas yang jatuh pada Sabtu kemari itu ditemukan di sekitar area terowongan 70 atau di sebelah kiri terowongan arah dari Tembagapura menuju Ridge Camp.
Helikoter nahas milik Airfast yang digunakan PT Freeport dan dipiloti Sri Rama Krisna dari Selandia Baru itu mengalami kecelakaan saat kembali dari Awanagon menuju Tembagapura.
Informasi yang dihimpun menyebut helikopter nahas itu sebelum mendarat, pilot Sri Krisna sempat mengontak helipad 66 Tembagapura untuk meminta izin mendarat darurat, namun kemudian hilang kontak.
Sementara itu, juru bicara PT Freeport Ramdani ketika dihubungi melalui telepon dan pesan singkat (SMS) belum membalas hingga informasi ini dilaporkan.
Tim Search And Rescue (SAR) PT Freeport yang tergabung dalam "Emergency Respons Group" (ERG), Minggu pagi, berangkat ke lokasi jatuhnya pesawat helikopter milik Airfast dengan kode penerbangan PK-ODA yang jatuh Sabtu (17/3).
Tim SAR dari PT Freeport yang menggunakan satu helikopter sudah menuju lokasi, namun upaya pendaratan di sekitar lokasi sulit dilakukan karena berada di jurang atau tebing.
Apalagi, cuaca yang ada di sekitar kawasan Tembagapura mulai berkabut, sehingga evakuasi belum dapat dilakukan.
Helikopter nahas yang jatuh pada Sabtu kemari itu ditemukan di sekitar area terowongan 70 atau di sebelah kiri terowongan arah dari Tembagapura menuju Ridge Camp.
Helikoter nahas milik Airfast yang digunakan PT Freeport dan dipiloti Sri Rama Krisna dari Selandia Baru itu mengalami kecelakaan saat kembali dari Awanagon menuju Tembagapura.
Informasi yang dihimpun menyebut helikopter nahas itu sebelum mendarat, pilot Sri Krisna sempat mengontak helipad 66 Tembagapura untuk meminta izin mendarat darurat, namun kemudian hilang kontak.
Sementara itu, juru bicara PT Freeport Ramdani ketika dihubungi melalui telepon dan pesan singkat (SMS) belum membalas hingga informasi ini dilaporkan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




