Persipura Tolak Tawaran Rekonsiliasi PSSI
Jumat, 30 Maret 2012 | 15:59 WIB
Klub berjuluk Mutiara Hitam itu menganggap ajakan rekonsiliasi dari PSSI sudah amat terlambat.
Klub Persipura Jayapura menolak ajakan damai dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pimpinan Djohar Arifin Husin. Klub berjuluk Mutiara Hitam itu menganggap ajakan rekonsiliasi dari PSSI sudah amat terlambat.
"Mau bilang apa, ajakan damai yang mereka tawarkan sudah terlambat. Dan pertemuan di Jakarta beberapa waktu oleh PSSI Djohar Arifin, Persipura tidak hadir," kata Ketua Harian Persipura Jayapura La Siya di Jayapura, Papua, hari ini.
Menurutnya, ajakan yang ditawarkan oleh kubu Djohar Arifin sudah sangat terlambat karena kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) sudah berjalan setengah putaran. Saat ini mereka tinggal menunggu waktu saja jika akhirnya diberikan sanksi oleh AFC dan FIFA.
"Kalau sudah begini, yah terima saja sanksi yang nanti diberikan," imbuhnya.
Ia menjelaskan terkait ketidakhadiran Persipura di Jakarta, beberapa waktu lalu, untuk rekonsiliasi dilatar belakangi oleh komitmen yang mereka buat yakni tidak lagi bergabung dengan PSSI kubu Djohar Arifin.
"Kami sudah buat komitmen, mau bagaimana lagi?," tanya La Siya.
Lebih lanjut, menurut La Siya sebenarnya sejak dari awal pihaknya telah mengupayakan untuk rujuk, tetapi hal ini dipandang sebelah mata oleh Djohar Arifin dan kawan-kawan. Justru PSSI malah memberikan sanksi kepada sejumlah klub yang berlaga di LSI 2012.
"Saat ini putaran pertama LSI sudah berakhir, untuk apa lagi rekonsiliasi," tegasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, PSSI menawarkan rekonsiliasi kepada klub-klub LSI 2012, tetapi dari 12 klub yang diundang hanya Persib Bandung yang hadir.
Klub ISL yang diharapkan bisa bergabung dengan kompetisi resmi PSSI adalah Persipura, Persiwa, Persidafon, Persela, Deltras Sidoarjo, Persiba Balikpapan, Persisam, Mitra Kukar, Persib, Pelita Jaya, Sriwijaya FC, dan PSPS Pekanbaru.
Klub Persipura Jayapura menolak ajakan damai dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pimpinan Djohar Arifin Husin. Klub berjuluk Mutiara Hitam itu menganggap ajakan rekonsiliasi dari PSSI sudah amat terlambat.
"Mau bilang apa, ajakan damai yang mereka tawarkan sudah terlambat. Dan pertemuan di Jakarta beberapa waktu oleh PSSI Djohar Arifin, Persipura tidak hadir," kata Ketua Harian Persipura Jayapura La Siya di Jayapura, Papua, hari ini.
Menurutnya, ajakan yang ditawarkan oleh kubu Djohar Arifin sudah sangat terlambat karena kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) sudah berjalan setengah putaran. Saat ini mereka tinggal menunggu waktu saja jika akhirnya diberikan sanksi oleh AFC dan FIFA.
"Kalau sudah begini, yah terima saja sanksi yang nanti diberikan," imbuhnya.
Ia menjelaskan terkait ketidakhadiran Persipura di Jakarta, beberapa waktu lalu, untuk rekonsiliasi dilatar belakangi oleh komitmen yang mereka buat yakni tidak lagi bergabung dengan PSSI kubu Djohar Arifin.
"Kami sudah buat komitmen, mau bagaimana lagi?," tanya La Siya.
Lebih lanjut, menurut La Siya sebenarnya sejak dari awal pihaknya telah mengupayakan untuk rujuk, tetapi hal ini dipandang sebelah mata oleh Djohar Arifin dan kawan-kawan. Justru PSSI malah memberikan sanksi kepada sejumlah klub yang berlaga di LSI 2012.
"Saat ini putaran pertama LSI sudah berakhir, untuk apa lagi rekonsiliasi," tegasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, PSSI menawarkan rekonsiliasi kepada klub-klub LSI 2012, tetapi dari 12 klub yang diundang hanya Persib Bandung yang hadir.
Klub ISL yang diharapkan bisa bergabung dengan kompetisi resmi PSSI adalah Persipura, Persiwa, Persidafon, Persela, Deltras Sidoarjo, Persiba Balikpapan, Persisam, Mitra Kukar, Persib, Pelita Jaya, Sriwijaya FC, dan PSPS Pekanbaru.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




