Sudirman Said: Kita Salah Kalau Menjauhi Politik
Sabtu, 7 Januari 2017 | 15:55 WIB
Jakarta - Ketua Institut Harkat Negeri, Sudirman Said, menilai, masyarakat salah jika menjauhi politik hanya karena adanya praktek korupsi dan dinasti politik. Pasalnya, perjalanan kehidupan bernegara tidak terlepas dari proses politik.
"Walaupun politik kita belum sejernih yang kita inginkan, tapi salah kalau kita menjauhi politik. Karena, semuanya berasal dari proses politik," ujar Sudirman Said, saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk Korupsi dan Politik Dinasti di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/1).
Selain Sudirman, hadir juga sebagai pembicara Koordinator ICW Adnan Topan Husodo dan Koordinator KPPOD Robert Endi Jaweng.
Pemimpin di daerah maupun di pusat, kata Sudirman, sebagian besar lahir dari proses politik. Menurut dia, banyak penunjukkan pejabat di Indonesia melalui proses politik di DPR, seperti Panglima TNI, Kapolri, OJK, BPK, KPK dan lainnya.
"Persoalanya, memang politisi kita belum menunjukkan profil atau perilaku yang buat generasi kita bangga atau berani jadi politisi. Jadi, usaha kita bukan menjauhi tapi bagaimana menjernihkan dari hulu tadi," ungkap dia.
Karena itu, Sudirman menganjurkan, adanya reformasi parpol sehingga dapat menata kembali proses rekruitmen. Proses rekruitmen, kata dia, tidak hanya tergantung pada uang atau dinasti politik, tetapi harus berdasarkan kapasitas, kualitas dan integritas kader.
"Dalam konteks itu, negara juga harus turun tangan untuk membiayai parpol. Sumbangan dari parpol sangat kecil karena itu perlu ditingkatkan," terang dia.
Lebih lanjut, Sudirman mengatakan, perlu penguatan civil society untuk mengontrol proses politik serta memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.
"Jika masyarakat sudah pintar politik, pasti tidak akan menjauhi politik dan terlibat dalam politik," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




