Banyak Bus Kecelakaan, Menhub dan Kakorlantas Harus Bertanggung Jawab

Senin, 1 Mei 2017 | 11:45 WIB
GG
B
Penulis: Gardi Gazarin | Editor: B1
Ilustrasi kecelakaan bus.
Ilustrasi kecelakaan bus. (Antara)

Jakarta- Menteri Perhubungan dan Kakorlantas Polri harus bertanggung jawab terhadap banyaknya peristiwa bus yang remnya blong selama empat bulan terakhir. Di Pulau Jawa saja ada 14 peristiwa bus yang remnya blong, yang mengakibatkan 25 orang tewas dan puluhan lainnya luka parah.

Hasil penelusuran dan pendataan Indonesia Police Watch (IPW) berbagai jenis bus tersebut remnya blong umumnya saat melaju kencang di jalan menurun atau tikungan. Sehingga tidak terkendali dan menabrak kendaraan lain, pejalan kaki, pengendara sepeda mobil, sepeda motor, rumah, maupun hotel. Jawa Barat sebagai daerah yang paling rawan terhadap bus yang remnya blong. Di daerah ini selama empat bulan terakhir ada lima peristiwa yang menelan 17 korban jiwa. Terakhir, peristiwa terbesar adalah saat bus Kitrans yang remnya blong menabrak empat kendaraan dan kemudian terguling ke dalam jurang. Delapan orang tewas dalam peristiwa ini.

Daerah rawan lainnya adalah Jawa Tengah ada tiga peristiwa yang menyebabkan delapan orang tewas. Lalu Jawa Timur tiga peristiwa, Yogyakarta satu peristiwa, Banten dan Bali masing-masing satu peristiwa. Tidak ada korban jiwa dan hanya luka berat.

"Melihat insiden laka lantas yang tragis itu Menteri Perhubungan dan Korlantas Polri agar bertanggung jawab terhadap peristiwa ini. Meningkatnya jumlah kasus bus rem blong ini menunjukkan pemerintah, Menteri Perhubungan, dan Korlantas Polri tidak bekerja maksimal mengawasi keberadaan angkutan umum. Padahal, angkutan umum itu mengangkut penumpang dengan jumlah banyak dan korbannya tidak hanya penumpang tapi juga pengendara lain maupun anggota masyarakat di jalanan" ujar Ketua Presidiun IPW Neta S Pane kepada SP di Jakarta, Senin (1/5) siang.

Menurut Neta, Menteri Perhubungan jangan hanya fokus memburu dan merecoki taksi online yang saat ini cukup membantu masarakat. Tapi otoritas kementerian tersebut konsisten dan peduli dengan harus terus-menerus mengawasi keberadaan bus sebagai angkutan umum, yang jika tidak diawasi bisa menjadi mesin pembunuh nomor satu di jalanan.

Apalagi sebentar lagi musim mudik 2017 akan tiba, Menteri Perhubungan dan Korlantas Polri jangan tebang pilih. Sebaliknya harus mengedepankan tugas pelayanan untuk kepentingan rakyar bukan kelompok masyarakat. Menhub sudah selayaknya mencermati keberadaan bus angkutan umum tersebut agar tidak menjelma menjadi mesin pembunuh akibat remnya blong.

Berikut ini kasus bus rem blong empat bulan terakhir di 2017:

30 April:
Delapan tewas setelah bus Kitrans menabrak empat kendaraan, yang kemudian masuk jurang di Ciloto, Jabar.

23 April:
Dua tewas setelah mobil Avanza, pejalan kaki dan rumah penduduk diseruduk bus B 7184 XA di Ciwidey, Jabar.

22 April:
Empat tewas setelah 12 kendaraan diseruduk bus Hs Transport di Megamendung, Jabar.

15 April:
Bus yang ditumpangi siswa SMK Bakti Mulya Kediri terjungkal di Singaraja, Bali. Puluhan luka-luka.

5 April:
Bus Budiman Z 7668 HP terjungkal di Banjar, Jabar. empat luka.

27 Maret:
Bus Kalisari L 7030 UZ menabrak sepeda motor dan mobil pick-up di Gayam, Bojonegoro, Jatim. 3 luka.

16 Maret:
Bus Rawit Mulyo AB 7517 CD menabrak bus lain dan truk,  di Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta. satu orang luka.

13 Maret:
Tiga tewas setelah bus Primajasa menabrak angkot dan sepeda motor di Purwakarta, Jabar.

26 Pebruari:
Enam tewas setelah bus Solaris Jaya terjungkal ke dalam Sungai di Tawangmangu, Jateng.

5 Pebruari:
Bus Z 7519 EZ terguling di jalan menikung, di Trenggalek, Jatim. Belasan luka.

1 Pebruari:
Bus Asli Prima A 7553 KL terguling di Km 75 Serang, Banten.

22 Januari:
Bus W 7153 UA menabrak Hotel Mulia Ngerong Plaosan di Magetan, Jatim. 11 luka.

21 Januari:
Dua tewas dan 10 luka saat bus D 7516 AF yang membawa karyawan KLI menabrak sepeda motor dan sepeda di Kendal, Jateng.

1 Januari:
Bus Metropolitan yang berpenumpang 64 orang terjun ke dalam sungai, di Purbalingga, Jateng. Puluhan prang terluka.





Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon