PKS, Gerindra, dan PAN Buka Kemungkinan Berkoalisi di Pilpres 2019
Senin, 25 Desember 2017 | 20:06 WIB
Jakarta - Tiga partai politik yakni PKS, Gerindra dan PAN membuka kemungkinan untuk berkoalisi pada Pilpres 2019 mendatang. Rencana itu sebagai tindak lanjut setelah ketiganya sepakat koalisi di Pilkada serentak 2018.
Kemungkinan Gerindra, PKS dan PAN mengusung capres dan cawapres di Pemilu 2019.
"Mungkin saja kerja sama sampai 2019, tergantung konstelasi politik," ujar Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dalam jumpa pers di kantor DPP PKS, Jakarta, Minggu (24/12) malam.
Untuk itu, Pilkada 2018 menjadi sebuah batu loncatan menuju Pemilu Legislatif dan Pilpres pada 2019, sehingga kerja sama pada Pilkada 2018 bisa menjadi pertimbangan pada perhelatan politik di 2019. Mereka sepakat menjalin koalisi di lima pilgub yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Maluku Utara.
"Pilkada 2018 adalah stepping stone kepada pemilu 2019, mudah-mudahan (kerja sama tiga partai) bisa terpelihara sampai 2019, kami harapkan," lanjutnya.
Kerja sama ketiga partai dihadiri Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekjen PAN Eddy Soeparno.
"Kami bertiga sepakat akan menjaga kebersamaan dalam event politik khususnya pilkada di beberapa provinsi.Ada beberapa yang kita pending seperti Jawa Timur, setelah tahun baru akan ada kesimpulan," kata dia.
Meski sudah sepakat menjalin koalisi di lima provinsi, Sohibul memastikan nama-nama definitif masing-masing bakal calon akan segera diumumkan kemudian. "Nama-nama akan dibahas di majelis tinggi masing-masing partai, Rabu (pekan depan) kemungkinan akan disepakati," paparnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




