Dari 81 Korban Insiden BEI, 23 Dioperasi
Selasa, 16 Januari 2018 | 08:53 WIB
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan perkembangan terbaru jumlah korban robohnya selasar Gedung BEI Tower II Lantai I, kemarin. Hingga Senin (15/1) pukul 22.55 WIB, ada 81 korban yang dibawa pada empat rumah sakit yakni MRCC Siloam Hospital Semanggi 35 korban, Rumah Sakit Jakarta (26 korban), Rumah Sakit Tarakan (1 korban), dan Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo (19 korban). Dari total 81 korban, 23 dilakukan tindakan operasi dan 7 orang diperbolehkan pulang.
"Korban mayoritas merupakan mahasiswa dari Universitas Bina Darma Palembang yang melakukan kunjungan edukasi ke BEI (Bursa Efek Indonesia)," kata Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan PT BEI, Oskar Herliansyah dalam keterangannya, Selasa (16/1).
Dari total jumlah 35 korban mahasiswa yang dirawat di MRCC Siloam Hospital Semanggi, sebanyak 17 orang masih mendapatkan perawatan, 11 orang mendapatkan tindakan operasi, dan 7 orang sudah boleh pulang.
Sedangkan dari total 26 mahasiswa yang dirawat di Rumah Sakit Jakarta, 17 korban mahasiswa masih menjalani perawatan dan 9 orang mendapatkan tindakan operasi. "Kemudian satu orang dosen masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Tarakan," kata Oskar.
Dari total 19 mahasiswa yang dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo, sebanyak 16 orang menjalani perawatan dan 3 orang mahasiswa mendapatkan tindakan operasi.
Gedung yang dibangun pada akhir tahun 1990-an ini, merupakan bagian dari dua tower. Pihak manajemen gedung mengatakan Tower I akan dapat dioperasikan kembali secara normal Selasa (16/1). Namun Tower II ditutup karena masih dalam penyelidikan polisi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




