Wakapolri: Penyebar Hoaks Tak Mencerminkan Umat Muslim
Jumat, 9 Maret 2018 | 21:30 WIB
Jakarta - Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menegaskan para pelaku pembuat berita bohong yang tergabung dalam Muslim Cyber Army (MCA) bukanlah representasi Umat Islam.
"Yang melakukan hatespeech atau hoaks itu adalah orang yang tidak bertanggung jawab bukan mencerminkan umat muslim," kata Syafruddin di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/3).
Oleh karena itu, dirinya meminta Polri tak lagi menyebut Muslim Cyber Army (MCA) sebagai penyebar berita bohong. Menurutnya seorang Muslim semestinya tidak menebar hoaks apalagi sampai membuat fitnah.
"Makanya saya perintahkan jajaran Polri untuk jangan lagi menyebut Muslim Cyber Army, itu no. Karena kalau Muslim pasti tidak melakukan hal-hal yang tidak bertanggungjawab. Jadi itu penyesatan itu tidak boleh dan saya perintahkan untuk dihentikan," tegasnya.
Syafruddin berharap agar seluruh media elektronik maupun cetak juga tak lagi menggunakan nama Muslim Cyber Army. Karena dirinya merasa terhina sebagai seorang muslim.
"Kan sudah kita bongkar dan akan terus dibongkar. Saya pesankan kepada media tidak lagi membuat judulnya Muslim saya tersinggung sebagai Muslim," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




