Penyebar Teror Tas Mencurigakan di Gereja St Anna Mengaku Iseng
Selasa, 15 Mei 2018 | 14:48 WIB
Jakarta - Polisi telah menangkap MIR (25), penyebar informasi bohong atau hoax yang mengandung teror berisi kalau ada pelemparan tas mencurigakan, di Gereja St Anna, Duren Sawit, Jakarta Timur. Kepada polisi pelaku mengaku hanya iseng.
"Motifnya, pengakuan pelaku iseng. Artinya dengan saya lakukan begini (teror), reaksinya bagaimana," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Polisi Tony Surya Putra, Selasa (15/5).
Dikatakan, pelaku yang merupakan pekerja serabutan ditangkap di kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat, sekitar pukul 17.00 WIB, Senin (14/5). "Pekerjaannya serabutan, kadang driver," ungkapnya.
Ia menyampaikan, pelaku telah menyalahgunakan kontak nomor aduan polisi yang memang diperuntukan bagi masyarakat membuat laporan, jika ada segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus tindak pidana.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal berlapis diantaranya, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 terkait ITE dengan hukuman maksimal 4 tahun penjara, dan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.
"Terkait adanya telepon yang dilakukan, pelaku menginfokan itu membuat keresahan, membuat panik petugas maupun masyarakat, apalagi yang ada di gereja. Tentu kalau beredar di medsos, seluruh yang membaca akan resah. Ini tindakan teror," tandasnya.
Sebelumnya, sebuah kabar berisi ada orang tak dikenal melempar tas mencurigakan ke halaman St Anna, Duren Sawit, Jakarta Timur, beredar di media sosial. Pelaku juga sempat menelepon nomor aduan polisi dan menginformasikan kabar bohong tersebut. Namun, polisi segera membantah isu itu setelah melakukan penyisiran di lokasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




