Ketua MPR Minta Aparat Tindak Tegas Pembantai Pekerja di Papua

Selasa, 4 Desember 2018 | 15:19 WIB
FS
FB
Penulis: Fana F Suparman | Editor: FMB
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengibarkan bendera bintang kejora di ibu kota Kabupaten Nduga, Papua. Pilgub Papua di Nduga terpaksa dibatalkan akibat baku tembak dengan TPNPB
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengibarkan bendera bintang kejora di ibu kota Kabupaten Nduga, Papua. Pilgub Papua di Nduga terpaksa dibatalkan akibat baku tembak dengan TPNPB (Suara Pembaruan/Robert Isidorus)

Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan meminta pemerintah dan aparat keamanan menindak tegas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga membunuh sekitar 31 pekerja proyek jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

"Memang saya kira Papua itu harus ada sikap yang jelas, tegas dari pemerintah, dari aparat keamanan kita," kata Zulkifli Hasan usia menghadiri Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/12).

Tak hanya di Papua, Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan juga meminta aparat keamanan untuk menindak tegas peristiwa yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu (1/12) lalu.

Diketahui, pihak kepolisian mengamankan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) yang menggelar aksi peringatan Hari Jadi Papua Barat ke-57. Meski demikian, Zulhas meminta tindakan tegas yang dilakukan aparat sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

"Peristiwa ini harus ada (tindakan) tegas, tetapi tentu betul-betul harus sesuai dengan koridor hukum yang ada," kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal mengatakan informasi awal soal pembantaian ini diterima polisi Senin sore (3/12) sekitar pukul 15.30 WIT dari masyarakat.

Adapun yang dibunuh adalah para pekerja proyek PT Istaka Karya yang tengah membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak. Menurut pengakuan warga, pembunuhan pertama terjadi Minggu (2/12) di Kali Yigi dan Kali Aurak di Distrik Yigi Kabupaten Nduga.
Para pekerja berangkat ke lokasi Minggu (1/12) pukul 02.00 WIT dengan dua mobil menuju ke Camp Distrik Yigi. Masing-masing mobil membawa 15 pekerja proyek dari PT Istaka Karya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon