Pasokan dari Jawa Tiba, Harga Bawang Putih di Bengkulu Turun

Rabu, 8 Mei 2019 | 08:35 WIB
U
JS
Penulis: Usmin | Editor: JAS
Ilustrasi bawang putih.
Ilustrasi bawang putih. ( ANTARA FOTO/Feny Selly)

Bengkulu, Beritasatu.com - Harga bawang putih di Bengkulu mulai bergerak turun dari sebelumnya sempat menyentuh angka Rp 125.000/kg, kini turun menjadi Rp 60.000/kg, karena pasokan barang tersebut dari Pulau Jawa tiba di daerah ini pada Selasa (7/5/2019) dalam jumlah besar. Penurunan harga bawang putih ini disambut baik oleh masyarakat Bengkulu.

Anton (37), pedagang bawang di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, Rabu (8/5/2019) mengatakan, turunnya harga barang putih di Bengkulu, karena pasokan barang tersebut dari Pulau Jawa tiba di daerah ini pada Selasa (7/5/2019) mencapai puluhan ton.

Dengan demikian, stok bawang putih di pedagang pengecer langsung melimpah, sehingga harganya langsung turun drastis dari semula Rp 125.000/kg kini menjadi Rp 60.000/kg.

Bahkan, harga bawang putih ditingkat pedagang distributor saat ini berkisar Rp 40.000-Rp 50.000/kg dan stok cukup banyak. "Sekarang stok bawang putih di pedagang distributor melimpah karena baru mendapat pasokan dari Jawa puluhan ton, sehingga harga bumbu dapur ini di Bengkulu, segera stabil," ujarnya.

Hal senada diakui Herawati (48), pedagang bawang lainnya. Ia mengatakan, mulai Selasa sore stok bawang putih di pedagang besar di Bengkulu, cukup banyak karena baru mendapat pasokan dari Jawa.

"Sejak Selasa sore berapapun kita minta bawang putih dikasih pedagang distributir karena stok banyak. saya minta 5 karung isi 5 kg langsung dikasih dan harga pembeliannya turun hanya Rp 50.000/kg dari sebelumnya Rp 80.000/kg," ujarnya.

Dengan harga pembelian ditingkat pedagang besar Rp 50.000/kg, maka pedagang pengecer menjual ke konsumen paling tinggi diharga Rp 60.000/kg. Bahkan, harga ini akan kembali turun karena pasokan bawang putih dari Jawa ke Bengkulu, kembali normal.

Bahkan, pekan ini akan datang lagi bawang putih dari Jawa ke Bengkulu sebanyak 23 ton. Hal ini dilakukan untuk menekan agar harga bawang putih di daerah ini kembali normal dikisaran Rp 20.000 -Rp 25.000/kg , katanya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Bengkulu, Dewi Dharma mengatakan, mulai Selasa (7/5) harga bawang putih di daerah ini mulai turun dari Rp 125.000 menjadi Rp 60.000/kg, karena stok bawang putih di pedagang mulai banyak.

"Sekarang stok bawang putih di pedagang di Bengkulu, mulai banyak karena baru mendapat pasokan dari Pulau Jawa pada Bengkulu, Selasa sore. Sekitar 40 ton bawang putih dari Jawa tiba di Bengkulu," ujarnya.

Bawang putih tersebut, setelah tiba di Bengkulu dari Jawa, langsung kita salurkan kepada para pedagang distributor di sejumlah pasar tradisional di Bengkulu, sehingga dalam tempo singkat harga bawang putih turun drastis dari Rp 125.000 menjadi Rp 50.000/kg.

"Kita akan terus menambah stok bawang putih di Bengkulu, sehingga harganya di pasar selama bulan Ramadan hingga Lebaran tetap stabil di bawah Rp 50.000/kg. Bahkan, Disperindag Bengkulu, mengupayakan harga bawang putih di daerah ini di kisaran Rp 20.000-Rp 25.000/kg," ujarnya.

Dari pantauan Suara Pembaruan di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, Rabu (8/5) terlihat stok bawang putih di kios para pedagang setempat cukup banhyak. Padahal, dua hari lalu stok bawang putih disebagian besar kios milik pedagang kosong.

Hal ini terjadi karena mereka mendapatkan pasokan bawang putih dari pedagang besar pada Selasa sore, sehingga pedagang kemnbali menjual bumbu dapur tersebut pada Rabu ini dengan harga Rp 60.000/kg.

"Sekarang tidak sulit lagi mendapatkan bawang putih karena stoknya mulai banyak di pedagang setempat dan harganya juga turun dari Rp 125.000 menjadi Rp 60.000/kg. Saya berharap harga bumbu dapur ini terus bergerak turun turun di Bengkulu, hingga Rp 25.000/kg," kata Asrin (39), pedagang bakso.

Dengan demikian, pedagang bakso, termasuk dirinya tidak keropotan membeli bawang putih sesuai kebutuhan. Sebab, usaha bakso dan rumah makan membutuhkan bawang putih setiap hari cukup banyak.

"Jadi, kami sangan senang harga bawang putih di Bengkulu, mulai bergerak turun dari Rp 125.000 menjadi Rp 60.000/kg. Kita berharap harganya terus turun pada bulan Ramadan ini, sehingga saat menjelang Idulfitri harga stabil," ujarnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon