Masa Liburan, Penyewaan Kendaraan di Bali Kehabisan Stok

Senin, 2 Juli 2012 | 21:42 WIB
AH
WP
Penulis: Antara/Feriawan Hidayat | Editor: WBP
Sejumlah wisatawan berjalan di salah satu bekas bangunan peristirahatan raja di obyek wisata Taman Ujung, Karangasem, Bali. Taman yang didirikan tahun 1919 oleh Raja Karangasem I Gusti Bagus Jelantik itu kini dimanfaatkan sebagai obyek wisata yaitu salah satu pengembangan pariwisata di kawasan timur Pulau Dewata.
Sejumlah wisatawan berjalan di salah satu bekas bangunan peristirahatan raja di obyek wisata Taman Ujung, Karangasem, Bali. Taman yang didirikan tahun 1919 oleh Raja Karangasem I Gusti Bagus Jelantik itu kini dimanfaatkan sebagai obyek wisata yaitu salah satu pengembangan pariwisata di kawasan timur Pulau Dewata. (Antara)
Sebagian besar penyewa telah memesan sejak sebulan lalu

Sejumlah perusahaan jasa "rent car" di sekitar Kota Denpasar dan Kabupaten Badung kehabisan persediaan mobil akibat melimpahnya wisatawan peminat penyewaan kendaraan guna menunjang operasional liburan di Bali.

"Kami dan sejumlah pengusaha jasa penyewaan kendaraan sudah kehabisan persediaan kendaraan, terutama untuk mobil-mobil kecil yang kondisinya masih bagus. Kabarnya di sekitar Nusa Dua saja sudah 2.000 unit mobil yang disewa wisatawan," kata Surya dari Bali Akses/Sewa Mobil.com, Senin.

Bali Akses yang telah pindah kantor ke kawasan Renon, Kota Denpasar, telah menyewakan 50 unit kendaraan, baik yang "lepas kunci" maupun dengan sopirnya.

"Sebagian besar penyewa telah memesan sejak sebulan lalu," ujar Surya.

Mobil Charter.com yang menyediakan 25 unit kendaraan jenis kecil, menurut salah seorang petugasnya, Wayan Rini, juga sudah kehabisan kendaraan.

"Kalau yang lepas kunci habis sampai tanggal 6 Juli. Kalau dengan sopirnya, bisa dicek setiap hari, siapa tahu ada persediaan," ucapnya.

Surya, dari Car Rental di Jalan A Yani, Denpasar, juga mengaku sudah kehabisan kendaraan, kecuali yang tersisa dua unit mobil lama, seperti Suzuki Karimun tahun 2005.

Iges Bali Car Rental di Jalan Raya Mengwitani, Kabupaten Badung, yang beberapa kali dihubungi juga sudah tidak lagi bisa merespon permintaan penyewaan kendaraan.

Harga sewa kendaraan itu bervariasi, sistem lepas kunci sekitar Rp 200 ribu per hari, sedangkan dengan sopir dan bahan bakar minyaknya sekitar Rp 500 ribu per 10 atau 12 jam, tergantung jenis kendaraannya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon