Abhan: Pilkada 2020 Kombinasi Prinsip Covid-19 dan Demokrasi

Rabu, 11 November 2020 | 22:11 WIB
RW
CP
Penulis: Robertus Wardi | Editor: PAAT
Ilustrasi Pilkada 2020.
Ilustrasi Pilkada 2020. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengatakan pilkada memadukan dua prinsip utama yaitu prinsip pencegahan virus Covid-19 dengan demokrasi. Sayangnya, dua prinsip itu saling bertentangan yang cukup sulit disatukan.

"Penyelenggaraan Pilkada 2020 memadukan dua prinsip yang bertentangan ini. Tidak mudah tetapi harus dijalankan," kata Abhan, di Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Dijelaskan, prinsip pencegahan pandemi Covid-19 yaitu masyarakat tidak boleh saling kontak atau berinteraksi. Penyebaran Covid-19 memaksa orang agar selalu tinggal di rumah dan mengurangi kegiatan di luar rumah.

Sementara prinsip demokrasi dalam pilkada, memperbanyak mobilitas orang. Semua tahapan pilkada harus memobilisasi orang sebanyak mungkin agar bisa terpilih. Jalan keluarnya, menurut Abhan, protokol kesehatan dijalankan secara ketat. Pemilih dan penyelenggara harus menaati protokol kesehatan saat pemungutan dan penghitungan suara.

"Tinggal dua tahap terakhir ini. Tahap yang lain sudah dilewati, maka kerja keras dari semua pihak, terutama penyelenggara agar dua tahap terakhir ini juga sukses," ujar Abhan.

Pernyataan serupa disampaikan Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Riris Andono Ahmad. Dia menyebut kunci sukses pilkada memang terletak pada penegakan protokol kesehatan. Pasalnya, Covid-19 tidak berjalan ke mana-mana, melainkan melekat ke penderita.

Karena itu, menurutnya, TPS harus mencegah terjadinya kontak antarorang. Kemudian petugas dan pemilih harus menggunakan semua peralatan kesehatan yang sudah menjadi protokol kesehatan.

"Kuncinya melaksanakan protokol secara ketat seperti menggunakan masker, jaga jarak dan tidak bersentuah apa-apa di TPS kecuali kertas suara," kata Riris.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon