Terhambat APBD, Jokowi Baru Bisa Membangun DKI Mulai Mei

Kamis, 21 Februari 2013 | 17:25 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Ilustrasi Pembangunan Infrastruktur
Ilustrasi Pembangunan Infrastruktur (JG Photo)

Jakarta- Prosedur penetapan dan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta yang lambat menghalangi program-program pembanguan infrastruktur pemerintah provinsi (pemprov), yang paling cepat baru akan bisa terlaksana Mei nanti.

Saat ini setelah APBD DKI 2013 dikoreksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), maka pemprov bersama DPRD DKI akan membahas kembali apa yang menjadi catatan Kemendagri dan menyusun Daftar Isian Pengunaan Anggaran (DIPA).

Dengan demikian diprediksikan, program pembangunan infrastruktur Gubernur Joko Widodo baru bisa akan dimulai pada Mei 2013, mengingat proses tender baru akan dimulai sekitar Maret dan April.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Ferrial Sofyan mengharapkan pembahasan atas koreksi dari Kemendagri dapat diselesaikan sebelum akhir Februari. Bila dari pembahasan sudah tuntas, maka kegiatan-kegiatan yang tidak memerlukan lelang -- atau dapat dilakukan dengan penunjukan langsung -- bisa segera dikerjakan.

"Kalau dari pembahasan koreksi APBD berdasarkan catatan Kemendagri sudah rampung pada akhir Februari, maka awal Maret, Pemprov DKI sudah bisa melaksanakan kegiatan program atau proyek yang tidak memerlukan proses tender. Seperti pengadaan ruang terbuka hijau, kan surat keputusannya sudah ada, tapi kemarin nggak sempet dicairin. Nah kita harapkan segera dicairkan," kata Ferrial di DPRD DKI, Jakarta, Kamis (21/2).

Sedangkan bagi kegiatan pembangunan infrastruktur yang harus melalui proses tender, Ferrial memprediksikan akan dimulai pada bulan Maret, diharapkan proses lelang bisa rampung pada April sehingga pembangunan infrastruktur bisa dimulai pada bulan Mei mendatang.

"Karena itu, kami mengupayakan secepatnya perbaikan atas koreksi APBD DKI 2013 dilakukan. Tidak boleh lewat dari bulan Februari. Kalau lewat dari bulan ini, bisa-bisa seluruh pembangunan infrastruktur akan molor. Kalau molor, penyelesaiannya pun tidak akan tepat waktu. Sehingga mengakibattkan peningkatan Silpa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran)," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon