Masyarakat Diminta Waspada Praktek Aksi Calo Umrah
Rabu, 10 Mei 2023 | 10:36 WIB
Mataram, Beritasatu.com - Percaloan umrah yang mengatasnamakan sebuah travel umrah tertentu, marak terjadi. Terutama dalam merekrut calon jemaah yang akan berangkat ke tanah suci. Namun masih saja banyak aksi percaloan dilakukan, sehingga masyarakat diminta waspadai hal tersebut.
Pengurus nasional Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh), Alhabib Sayyid Muhammad Salim Alkaff mengatakan, maraknya calo umrah yang mengatasnamakan travel umrah kerap terjadi. Dimana calo umrah berpotensi memicu banyaknya kasus terkait jemaah umrah yang juga merugikan pihak travel itu sendiri.
"Banyak oknum-oknum yang mengatasnamakan dirinya dari perusahaan travel haji dan umrah tertentu. Padahal hanya calo, dan ada juga yang ngaku-ngaku sebagai pemilik travel," ujar Al Habib Sayyid Muhammad, saat ditemui, Rabu (10/5/2023).
Apalagi belakangan ini cukup ramai kasus travel umrah, diantaranya tidak memberangkatkan hingga menelantar para calon jemaah. Hal tersebut sangat disayangkan, terlebih baru-baru ini mencatut nama travel umrah Darul Abidin di Lombok.
"Ada lebih dari 30 calon jemaah umrah sudah ditarik dananya oleh oknum ini, tetapi nyatanya, dana jemaah tidak diserahkan ke Darul Abidin. Dana yang terkumpul lebih dari Rp 800 juta itu justru dimanfaatkan oleh oknum untuk kepentingan pribadi dan yang kena travelnya," terangnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




