ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemkab Cirebon Larang Warga Jadi PMI ke Sejumlah Negara di Timur Tengah, Ini Alasannya

Rabu, 26 Juli 2023 | 14:02 WIB
HB
SL
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: LES
Ilustrasi pekerja migran Indonesia.
Ilustrasi pekerja migran Indonesia. (Antara)

Cirebon, Beritasatu.com- Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon melarang warganya untuk menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) ke sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.

Negara di kawasan Timur Tengah yang dilarang untuk PMI asal Cirebon bekerja, yaitu Mesir, Oman, Palestina, Qatar, Sudan, Suriah, Tunisia, Uni Emirat Arab, Yaman, Yordania, ljazair, Bahrain, Irak, Kuwait, Lebanon, Libia, Maroko, dan Mauritania.

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto menjelaskan, larangan tersebut terjadi karena masih moratorium. Sementara itu, negara di Timur Tengah yang sudah memperbolehkan PMI masuk yakni Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

"Contoh seperti PMI berangkat ke Irak tidak mungkin, karena di sana ada konflik," kata Novi di Kabupaten Cirebon, Rabu (26/7/2023).

Atas larangan tersebut, Disnaker Kabupaten Cirebon mengimbau kepada seluruh warga yang ingin menjadi PMI untuk mewaspadai modus yang kerap dilakukan oleh para penyedia jasa ilegal.

Menurut Novi, modus yang kerap ditawarkan penyedia jasa ilegal yaitu, menawarkan gaji tinggi, menawarkan proses persyaratan bekerja secara mudah, hingga memalsukan identitas.

"Kalau ada yang menawarkan berangkat menjadi PMI ke negara-negara itu dipastikan itu ilegal," ujar Novi.

Kabupaten Cirebon menjadi salah satu kantong PMI terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) per semester I 2023, jumlah warga Kabupaten Cirebon yang berangkat jadi PMI berjumlah 4.933.

Ribuan warga Kabupaten dan Indramayu menjadi PMI dan memilih 10 negara tujuan, yaitu Taiwan, Hong Kong, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Turki, Singapura, Italia, dan Polandia.

Lima pekerjaan yang diambil oleh para PMI dari Kabupaten Cirebon dan Indramayu ini yakni, pembantu rumah tangga, pengasuh, buruh perkebunan, operator produksi, dan perawat lansia.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pulangkan 217 PMI, KBRI Kuala Lumpur Prioritaskan Kelompok Rentan

Pulangkan 217 PMI, KBRI Kuala Lumpur Prioritaskan Kelompok Rentan

NASIONAL
Polresta Barelang Gagalkan Keberangkatan 78 PMI Ilegal ke Malaysia

Polresta Barelang Gagalkan Keberangkatan 78 PMI Ilegal ke Malaysia

KEPULAUAN RIAU
200 PMI Diberangkatkan ke Jepang lewat Program SMK Go Global

200 PMI Diberangkatkan ke Jepang lewat Program SMK Go Global

NASIONAL
Menteri P2MI Siapkan Evakuasi PMI Antisipasi Konflik Timur Tengah

Menteri P2MI Siapkan Evakuasi PMI Antisipasi Konflik Timur Tengah

NASIONAL
Konflik Timur Tengah, Calon Pekerja Migran Tangerang Batal Berangkat

Konflik Timur Tengah, Calon Pekerja Migran Tangerang Batal Berangkat

BANTEN
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Cianjur Siapkan Pemulangan PMI

Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Cianjur Siapkan Pemulangan PMI

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon