Mampu Tekan Pertumbuhan Titik Panas, Penanganan Karhutla di Sumsel Diapresiasi
Rabu, 8 November 2023 | 01:21 WIB
Palembang, Beritasatu.com - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan apresiasi terhadap penanganan di Sumatera Selatan (Sumsel). Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan stakeholder terkait dinilai berhasil menekan jumlah pertumbuhan titik panas (hotspot).
"Ini artinya analisis dari kami bahwa penanganan yang dilakukan sejak awal tahun oleh kepala daerah dan jajaran di Pemprov Sumsel bersama stakeholder cukup berhasil menekan hotspot," jelas Koordinator BMKG Sumsel Wayan Dayantolis di Kantor Gubernur Sumsel, Palembang, Sumatera Selatan seperti dikutip Antara, Selasa (7/11/2023).
Dia menyebut BMKG telah menganalisis dan membandingkan titik panas pada tahun 2023 lebih landai dibandingkan periode kering yang sama pada tahun 2015 dan 2019 yang lalu.
Wayan menjelaskan bahwa kondisi saat ini memang cukup kering, bahkan di beberapa kajian awal diperkirakan mirip dengan kondisi pada tahun 2015. Namun, pertumbuhan titik panas di Sumsel tahun ini tidak setajam seperti tahun 2015.
"Ini menandakan usaha mitigasi pencegahan yang sudah dilakukan pimpinan daerah dan jajaran sudah berjalan dengan baik," jelasnya.
Diperkirakan musim hujan yang merata pada November. "Tadi sudah kami sampaikan ke Pak Pj Gubernur lagi, yakni ancaman bencana hidrologis kami. Maka kami sampaikan kiranya November nanti masih ada shifting dari status siaga karhutla untuk kemudian mulai siaga banjir dan longsor," jelasnya.
Membaiknya kondisi udara ini membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang bahkan sejak Senin (6/11/2023) kemarin sudah kembali menerapkan jam belajar normal dimulai pukul 07.00 WIB hingga maksimal pukul 16.00 WIB untuk sekolah PAUD/TK, SD dan SMP.
"Kondisi kualitas udara di Kota Palembang diharapkan terus membaik dan karhutla dampak musim kemarau 2023 ini benar-benar dapat dikendalikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel yang didukung TNI/Polri dan instansi terkait sehingga aktivitas sekolah tidak terganggu lagi," ujar Kepala Disdik Palembang Ansori.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




