Terungkap Pesan Terakhir Praka Yipsan Ladou yang Gugur Ditembak KKB di Papua Pegunungan
Senin, 27 November 2023 | 19:55 WIB
Semarang, Beritasatu.com - Kedatangan jenazah Praka Yipsan Ladou, yang gugur dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Pos Paro Distrik Paro Kabupaten Nduga Papua Pegunungan, Sabtu (25/11/2023), diiringi isak tangis keluarga.
Jenazah tiba di rumah duka di Glodongan Kelurahan Harjosari Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Senin (27/11/2023) siang.
Praka Yipsan Ladou, anggota Yonif MR 411/Pandawa, gugur bersama tiga rekan lainnya, yakni Praka Dwi Bekti Probo Sinimoko, Praka Miftahul Firdaus, dan Praka Darmawan.
Berusia 31 tahun, Praka Yipsan Ladou berasal dari Sulawesi dan meninggalkan dua putra yang masih berusia 1 tahun dan 5 tahun, serta seorang istri. Ayah mertua Praka Yipsan Ladou, Kundarto menceritakan bahwa sebelum berangkat ke hutan untuk misi tugasnya, Praka Yipsan Ladou selalu berkomunikasi dengan istrinya.
"Setiap hari ada komunikasi. Terakhir, pada Kamis (23/11/2023), almarhum berpesan kepada istrinya untuk selalu menjaga anak-anaknya," ujar Kundarto kepada Beritasatu.com.
Praka Yipsan Ladou berangkat ke Papua pada Juni 2023 dan diharapkan kembali dalam tugasnya pada Januari 2024. Kundarto menjelaskan bahwa Kopda Anumerta Yipsan, panggilan akrabnya, meninggalkan dua orang anak yang saat ini berusia lima tahun dan satu tahun.
Meski berduka, keluarga mengikhlaskan kepergian Praka Yipsan Ladou, menganggapnya sebagai pahlawan yang gugur dalam menjalankan tugasnya.
Jenazah Praka Yipsan Ladou akhirnya dimakamkan di TPU Strokokok Kelurahan Harjosari Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang Jawa Tengah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




